Maninjau, KABA12 — Polsek Tanjung Raya menyampaikan bahwa mahasiswa UIN Bukittinggi yang ditemukan tewas mengambang di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam Senin (31/7) kemarin, ternyata sedang mengikuti workshop bisnis perusahaan Multi Level Marketing (MLM).
Polisi memastikan bahwa korban meninggal dunia tidak sedang dalam agenda kampus, melainkan saat kegiatan workshop bisnis penjualan produk obat-obatan bersama komunitasnya dan perusahaan PT Melia Sehat Sejahtera.
“Bukan agenda kampus. Korban mengikuti acara workshop bisnis MLM di homestay Muaro Beach, di Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau selama dua hari yakni Sabtu – Minggu (29-30/7),” kata Iptu Muzakar kepada KABA12, Selasa (1/8).
Ia menyebut, identitas korban sudah diketahui yakni bernama Harmes S Nator (23) warga Pakan Kurai, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Korban berjenis kelamin laki-laki itu juga berstatus sebagai mahasiswa di UIN Bukittinggi.

Sementara penyebab korban tewas di Danau Maninjau diduga karena penyakit yang diidap korban kambuh saat melakukan aktifitas berenang.
“Korban ini punya riwayat penyakit kejang-kejang atau epilepsi dan lupa membawa obat saat kegiatan itu. Dipastikan penyebab korban meninggal dunia karena penyakitnya kambuh,” sebutnya.
Ia menceritakan, kronologis kejadian bermula ketika korban bersama 30 orang temannya mengikuti kegiatan workshop bisnis produk kesehatan milik PT Melia Sehat Sejahtera yang merupakan perusahaan Multi Level Marketing di homestay Muaro Beach, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam selama dua hari yakni Sabtu – Minggu (29-30/7).
Rombongan tersebut tiba di lokasi pada Sabtu sekitar pukul 12.30 WIB, dan menyewa 6 unit kamar homestay. Kemudian pada Minggu (30/7) sekira pukul 7 sampai 9 pagi, rombongan tersebut melakukan aktivitas senam, bermain game, dan lainnya di pinggir pantai.
Selanjutnya korban bersama sebagian rombongan bermain ke tengah danau dan salah satu rombongan meminjam perahu dan benen pelampung kepada pemilik penginapan untuk digunakan bagi temannya yang tidak pandai berenang.
Sampai akhirnya rombongan tersebut mengakhiri kegiatannya dan meninggalkan lokasi tersebut untuk pulang ke rumah masing-masing pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Namun rombongan tersebut tidak sadar jika korban telah hilang sejak jadwal makan siang, dan memperkirakan korban pergi ke tempat lain.
“Rombongan tersebut tidak menghiraukan korban pergi kemana, dan menduga korban pergi melakukan aktivitas lain,” katanya.
Meski telah meninggalkan lokasi tersebut pada Minggu sore, rombongan itu tidak melapor ke pengelola homestay terkait adanya salah satu anggota rombongan yang hilang.
Namun Senin (31/7) sore, salah seorang anggota rombongan bernama Darul (32) menghubungi pemilik homestay bahwa ada salah satu teman rombongannya yang hilang tanpa kabar. Selanjutnya pemilik homestay itu melapor ke wali jorong dan polisi bahwa ada salah satu tamunya yang hilang.
“Setelah mendapat laporan itu, petugas langsung turun ke lokasi dan melakukan pencarian korban,” ungkapnya.
Sekitar pukul 18.00 WIB, anak dari pemilik penginapan itu melihat adanya sesosok jasad korban yang sudah mengambang di permukaan danau yang berjarak sekitar 15 meter dari bibir pantai.
Kemudian petugas melakukan evakuasi jasad tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Maninjau. Setelah itu jasad korban dibawa ke RSUD Lubukbasung untuk penanganan lebih lanjut, sambil menunggu penjemputan dari pihak keluarga.
Polisi juga memastikan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan dipastikan korban meninggal dunia karena penyakit epilepsi yang diidapnya kambuh saat berenang sehingga tenggelam.
“Pihak keluarga juga memastikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit kejang-kejang, dan korban lupa membawa obatnya saat acara workshop itu,” jelasnya.
Peristiwa penemuan mayat mahasiswa UIN Bukittinggi di Danau Maninjau, Kabupaten Agam itu menghebohkan masyarakat pada Senin (31/7) sore kemarin. Pasalnya korban ditemukan oleh warga setempat saat menjelang masuknya waktu Maghrib dengan keadaan berpakaian lengkap.
(Bryan)

slot gacor