Maninjau, kaba12.com — Sukses program bersama penghijauan yang dipadu dengan kolaborasi seni tradisi dua wilayah Palembayan dan Tanjung Raya merupakan salah satu bentuk komitmen untuk selalu peduli terhadap lingkungan termasuk kawasan hutan.
Program bersama Palembayan-Tanjung Raya itu, merupakan agenda pertama dalam sejarah yang memadukan kepedulian terhadap seni-budaya dan lingkungan, mengingat rangkaian acara penanaman pohon pelindung di kawasan hutan Bukik Sakura, nagari Baringin, kecamatan Palembayan itu, juga disemarakkan dengan pagelaran seni-tradisi dua wilayah mengkedepankan kearifan lokal yang sesungguhnya.
Camat Palembayan Ridwan menyebutkan, kolaborasi dua wilayah itu punya target yang sangat kompleks, karena selain untuk mendorong program penghijauan dan Agam menyemai, juga bentuk perhatian khusus bersama terhadap seni tradisi, karena beragam potensi seni budaya dua wilayah tampil bersama, mulai dari tambua tansa, tari piring, tari galombang, silat, debus dan jenis kesenian lain.
Ridwan menyebutkan, target utama pihaknya bersama camat Tanjung Raya, sepenuhnya untuk mendorong peran aktif masyarakat, tidak hanya dalam konteks kepedulian lingkungan, tapi juga terhadap seni budaya, “ muaranya untuk kebersamaan, “sebutnya.
Ridwan mengaku optimis dengan moment tersebut, bisa menjadi catatan sejarah tersendiri bagi dua wilayah dalam perpaduan beragam potensi yang dimiliki, tidak hanya dalam kaitan seni budaya, tapi juga seni budaya, termasuk dalam aktivitas ekonomi masyarakat, karena kawasan yang sarat potensi itu, punya keterkaitan dan hubungan silaturrahmi yang kuat sejak dulu.
“ Kami optimis, kolaborasi dengan goro massal bersama ini, menjadi langkah awal untuk mendorong kemajuan dua wilayah ini dalam beragam aspek, “ ulas Ridwan, camat Palembayan itu lagi.
(Ardi)
