Koloborasi Tanjung Raya-Palembayan, Cikal Festival Bukik Sakura

Maninjau, kaba12.com — Kolaborasi dua kecamatan yang melakukan terobosan dengan memadukan beragam agenda dalam satu moment, disebutkan sebagai ide kreatif dan positif sebagai cikal bakal event pariwisata.

Moment itu mesti dimanfaatkan dan bisa dijadikan agenda tahun oleh unsur terkait untuk mendorong semakin berkembangnya potensi objek wisata Bukik Sakura, nagari Baringin, kecamatan Palembayan yang memiliki keunggulan luar biasa.

Cikal bakal festival Bukik Sakura diyakinkan sangat tepat mengingat beragam keunggulan dimiliki masyarakat setempat, selain memanfaatkan luar biasanya pemandangan yang tersaji di kawasan Bukik Sakura, juga didukung oleh luar biasanya potensi seni-budaya dari dua kecamatan tersebut, termasuk beragam keunikan yang dimiliki kawasan itu.

Menurut Hardiwarmansyah, salah seorang perantau Maninjau kepada kaba12.com, yang mengikuti kegiatan goro bersama dua kecamatan yang dipusatkan di Bukik Sakura itu, mengaku tertarik dengan ide kreatif tersebut.

Pasalnya, selama ini keberadaan potensi objek wisata Bukik Sakura terabaikan, karena tidak ada program khusus yang dilakukan pemerintah untuk mendorong wisatawan untuk berkunjung ke kawasan itu, pasca berkurangnya kunjungan ke danau Maninjau akibat kerusakan danau tersebut.

“ Ini mesti ditangkap dinas pariwisata Agam sebagai salah satu moment untuk mendorong kembali aktifnya objek wisata Bukik Sakura, ini bisa menjadi cikal bakal festival Bukik Sakura dalam upaya mendorong kembali banyaknya wisatawan berkunjung ke kabupaten Agam, “ ulasnya.

Hardiwarmasyah, pengusaha muda di Bandung itu, menyebut kolaborasi multi manfaat yang dilakukan dua kecamatan itu, bahkan sudah bisa menjadi basis awal bagi festival Bukik Sakura, karena partisipasi masyarakat yang terlihat nyata, terutama dalam sajian seni tradisi dan komitmen bersama yang tertuang.

“ Ini positif dan kami berharap, jangan berhenti begitu saja, moment ini mesti diambil alih dinas pariwisata Agam sebagai salah satu ajang promosi wisata daerah, “ ulasnya mengaku salut dengan terobosan kreatif masyarakat dua kecamatan itu.

(Ardi)

0Shares