Maninjau, KABA12.— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kabupaten Agam menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Rutan Maninjau dari Joko Prayitno kepada pejabat baru, Moh. Setia Hadi, A.Md., IP., S.H, Rabu (19/8).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Tanjung Raya ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat Kunrat Kasmiri, Kepala UPT Pemasyarakatan, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tanjung Raya.
Prosesi sertijab diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan antara Kepala Rutan Maninjau lama Joko Prayitno dan Kepala Rutan Maninjau yang baru, Moh. Setiahadi. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Maninjau dari Ny. Wiji Joko kepada Ny. Rezi Setia Hadi.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Maninjau, Muhammad Al Farel mewakili pegawai rutan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Joko Prayitno selama memimpin Rutan Maninjau.

“Atas nama seluruh pegawai, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan arahan selama Bapak memimpin Rutan Maninjau. Banyak hal yang telah diberikan kepada kami dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat sikap maupun perkataan yang kurang berkenan. Kepada pejabat baru, ia memastikan jajaran Rutan Maninjau siap memberikan dukungan dan bekerja sama untuk membawa Rutan Maninjau menjadi lebih baik.
Sementara itu, Joko Prayitno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin Rutan Maninjau.
Joko mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga sebelumnya bertugas dari Kalimantan Tengah sebelum kemudian ditempatkan di Sumatera Barat. Selama bertugas di Maninjau, ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman, termasuk dalam menghadapi bencana galodo yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal Januari 2026

“Bencana galodo yang terjadi akhir tahun lalu hingga Januari 2026 membuat kami harus tetap semangat dan bangkit karena kami adalah pelayan masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan Forkopimca, pemerintah nagari, serta berbagai elemen masyarakat selama 1 tahun 4 bulan ini. Menurutnya, kondisi Tanjung Raya saat ini juga semakin membaik setelah melewati berbagai tantangan.
“Terima kasih atas dukungan dan doa semuanya. Semoga silaturahmi yang sudah terjalin tetap terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Maninjau yang baru, Moh. Setiahadi, menyampaikan bahwa sebelumnya ia bertugas di Lapas Narkotika Tanjungpinang selama satu tahun empat bulan. Ia meminta dukungan, arahan, dan bimbingan dari seluruh jajaran Rutan Maninjau serta Forkopimca Tanjung Raya.
“Kami mohon diterima di sini, mohon arahan dan bimbingannya. Apa yang sudah dilakukan Pak Joko akan kami lanjutkan. Kami mohon dibantu, dan ke depannya mari kita terus menjalin silaturahmi,” ungkapnya.
Camat Tanjung Raya Al Hafidh mengucapkan selamat kepada Joko Prayitno atas promosi dan amanah barunya sebagai Kepala Bidang Kegiatan Kerja di Lapas Kelas I A Malang, Jawa Timur.

Menurutnya, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dalam dinamika kedinasan. Ia mengapresiasi dedikasi Joko selama bertugas di Rutan Maninjau dan keterlibatannya dalam berbagai kegiatan bersama Forkopimca.
“Lembaga Rutan Maninjau tidak hanya menjadi tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga menjadi bagian yang menyatu dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ia juga menyambut kedatangan Moh. Setiahadi sebagai Kepala Rutan Maninjau yang baru dan berharap sinergi dengan Forkopimca dapat terus diperkuat.
“Kami yakin Bapak Hadi dapat melanjutkan program-program yang telah dijalankan Bapak Joko sebelumnya, dan terus bersinergi dengan Forkopimca,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Joko Prayitno selama memimpin Rutan Maninjau. Ia mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi Maninjau, termasuk pascabencana yang terjadi sebelumnya.
Kunrat Kasmiri menekankan pentingnya kolaborasi antara jajaran pemasyarakatan dengan instansi lain dalam menjalankan tugas.
“Kita harus berkolaborasi dengan instansi lain yang mampu memberikan dukungan kepada kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Rutan Maninjau, termasuk pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan serta kegiatan keterampilan bagi warga binaan.
Menurutnya, pelaksanaan tugas pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada tugas pokok, tetapi juga perlu mendorong program yang memberikan keterampilan dan manfaat bagi warga binaan.
Ia juga berpesan kepada Kepala Rutan Maninjau yang baru agar mampu menciptakan suasana kerja yang baik, memaksimalkan potensi yang ada, membangun kerja sama tim, serta mempertahankan dan meningkatkan program- program yang telah berjalan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait.
“Kami mengucapkan selamat jalan kepada Bapak Joko dan selamat atas jabatan barunya. Semoga sukses selalu. Selamat datang kepada Bapak Hadi, semoga mampu membawa Rutan Maninjau menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.
Kegiatan sertijab ditutup dengan ucapan selamat dan doa bagi Joko Prayitno beserta keluarga dalam menjalankan amanah baru sebagai Kabid Kegiatan Kerja di Lapas Kelas I A Malang, serta harapan agar Moh. Setiahadi dapat melanjutkan dan mengembangkan berbagai program positif yang telah berjalan di Rutan Maninjau.
(Bryan)
