Kirim BCL ke Sukarami, Mobil Satpol.PP Dilempari Batu Oleh OTK

Lubukbasung,kaba12 — Heboh kembali ditangkapnya BCL,(19/1) warga Kampung Berok, Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubukbasung yang diduga berprofesi sebagai PSK bahkan namanya cukup terkenal dalam blantika dunia malam, Minggu, (14/1) sore itu , berlanjut hingga proses pengiriman yang bersangkutan ke panti rehabilitasi Andam Dewi, Sukarami, Solok.

BCL yang kembali diamankan petugas Satpol.PP Agam di Hotel Denai Putra Lubukbasung itu, sesuai rekomendasi tim penyidik PPNS Pemkab.Agam dan Dinas Sosial Agam, untuk kembali diberi pembinaan di panti rehabilitasi sosial Andam Dewi, Sukarami, Solok itu, diduga tidak diterima oleh pihak tertentu.

Dibuktikan, saat dalam perjalanan membawa BCL, kendaraan tim Satpol.PP Agam dan Dinas Sosial Agam dilempari batu cukup besar oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Minggu, (14/1) malam.

Walau tidak mengalami kerusakan serius, kendaraan yang membawa rombongan menghentikan kendaraan untuk menangkap pelaku. Namun, pelaku yang mengunakan sepeda motor itu berhasil kabur sehingga sosoknya tidak bisa dikenali oleh petugas termasuk jenis dan nomor polisi kendaraan tersebut.

Pelemparan batu oleh OTK terhadap mobil rombongan yang membawa BCL ke Sukarami, Solok pasca diamankan di Hotel Denai Putra Lubukbasung itu dibenarkan Yul Amar,S,Ip, Kabid.Tibum –Tranmas Saptol.PP Agam menjawab kaba12, Minggu, (14/1) malam.

Disebutkan Yul Amar, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap BCL dan surat rekomendasi pembinaan terhadap yang bersangkutan, tim Satpol.PP bersama Dinsos Agam menggunakan kendaraan Satpol.PP Agam, bergerak menuju Solok Minggu malam.

Dijelaskan, dalam perjalanan , bahkan baru sampai di kawasan Manggopoh kendaraan yang ditumpangi rombongan dilempari batu oleh orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor. Mendapat lemparan batu itu, mobil sengaja berhenti dan petugas berupaya mengejar pelaku, “ namun pelaku berhasil kabur sehingga tidak bisa dikenali petugas termasuk jenis dan nomor polisi kendaraannya, “ sebut Yul Amar.

Diakui Yul Amar, aksi-aksi OTK seperti itu merupaka risiko yang harus dihadapi petugas dalam proses penegakan hukum, namun pihaknya meyakinkan petugas takkan gentar, apalagi surut menghadapi hal-hal seperti itu.

“ Dalam pemberantasan pekat,kami didukung banyak pihak, termasuk pembinaan yang dilakukan terhadap BCL, sesuai laporan dari warga dalam hal ini keluarga lelaki hidung belang yang memakai jasa BCL. walau kerap ada gangguan, kami konsisten menegakkan aturan, “ tegasnya serius.

Informasi yang diperoleh kaba12, pelemparan batu oleh OTK terhadap kendaraan yang membawa BCL, terduga PSK yang diamankan petugas Satpol.PP Agam mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah, bahkan kejadian itu sudah diinformasikan pada pihak kepolisian.

-HARMEN-

0Shares