Kelok 44 Masih Belum Normal. Jalan Sistim Buka Tutup

Maninjau, kaba12.com — Ruas jalan Kelok 44 masih belum sepenuhnya normal menyusul dampak longsor dan pohon tumbang di kelok 3, kelok 6 dan kelok 7 yang terjadi Selasa,(26/6) dan Rabu, (27/6).

Upaya pembersihan yang dilakukan tim gabungan dipimpin camat Tanjung Raya Handria Asmi dan tim BPBD Agam hingga pukul 04.05 tadi masih belum sepenuhnya menyelesaikan pembersihan di seluruh ruas jalan yang terdampak.

Hingga Rabu pagi kini, ruas jalan di kelok 3 dan kelok 6 masih sistim buka tutup karena masih banyak material longsor yang menutupi badan jalan.
Proses pembersihan yang sudah menggunakan alat berat masih tidak bisa optimal dilakukan petugas DPUTR Agam karena cuaca di kawasan Kelok 44 itu masih buruk dan hujan lebat sehingga pembersihan akan dilanjutkan pagi ini.

Informasiyang dihimpun kaba12.com sejak Selasa malam, hujan lebat yang mengguyur wilayah Tanjung Raya dan Matur sejak Selasa malam, memicu beberapa titik longsor yang terparah di kelok 6 dan kelok 3, dengan material longsor yang menutupi jalan sepanjang 15-25 Meter, dengan ketinggian longsor 1,5 -2,5 Meter.

Menurut Lukman Syahputra staf Pusdal Ops BPBD Agam yang berada di lapangan menyebutkan, upaya penanganan yang dilakukan
Satgas BPBD Agam didampingi Kalak BPBD Agam Mhd. Lutfi. AR, SH, M.Si bersama dinas PU Agam, Pol PP dan Damkar, Polri, PMI, pemerintah Kecamatan yang dipimpin langsung oleh camat Handria Asmi, nagari dan masyarakat untuk melakukan pembersihan terhadap material tanah longsor yang menutupi seluruh badan jalan, setelah dilakukan pembersihan, jalan sudah bisa dilewati kendaraan dengan sistim buka tutup pada pukul 04.05 WIB Rabu subuh.

Disebutkan, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, pembersihan material longsor yang menutupi jalan akan dilanjutkan Rabu pagi ini, setelah cuaca memungkinkan,” tim masih akan melanjutkan proses pembersihan setelah cuaca membaik, ” sebut Lukman.

Sementara dampak longsor yang terjadi di kawasan Kelok 44, hingga Rabu pagi, arus transportasi dari Lubukbasung ke Bukittinggi atau sebaliknya masih tersendat, walau masih bisa dilewati dengan sistim buka tutup .

(Ardi)

0Shares