Lubukbasung, kaba12.com — Ratna, (60), warga Cacang Tinggi, nagari Tiku Utara kecamatan Tanjung Mutiara yang ditebas anak kandungnya dengan arit di bagian leher, terpaksa dirujuk ke RSUP. M. Djamil, Padang, Sabtu, (2/6) untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.
Sementara ZHR, anak korban yang tega menebas ibu kandungnya sendiri dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) Gaduik, Padang,untuk menjalani perawatan kejiwaan.
Hal itu disebutkan Rahman, S,ip,MM,Asisten I Sekab Agam kepada kaba12.com menyikapi kasus yang mengerjakan warga Jumat kemarin.
Disebutkan Rahman, camat Tanjung Mutiara sudah berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kasus tersebut.
Kondisi Ratna masih belum stabil dan harus mendapat perawatan khusus di RSUP.M.Djamil Padang, ” agar kondisi korban bisa segera pulih dari luka serius di bagian leher yang dideritanya, “sebut Rahman.
Sementara ZHR, anak korban yang menderita gangguan jiwa, dibawa ke RSJ Gaduik,Padang untuk mendapatkan perawatan kejiwaan.
“Perawatan ZHR ditangani Dinas Sosial Agam, ” jelas Rahman.
Kasus itu, ulas Asisten I Sekab Agam itu menjadi perhatian serius,karena kondisi keluarga korban yang tergolong keluarga miskin sehingga pemerintah harus turun tangan mengatasinya.
Kasus yang menghebohkan masyarakat itu, diduga akibat penyakit ZHR kambuh, saat makan ZHR tidak terima diberi sambal sedikit dan ZHR langsung mengamuk, menebas leher bagian kanan ibunya yang harus dilarikan ke RSUD Lubukbasung dan Sabtu dirujuk ke RSUP M.Djamil , Padang.
(Harmen)
