Malalak, kaba12.com — Jalur Sicincin-Malalak-Balingka, Kamis,(10/12) akhirnya ditutup kembali menyusul makin tingginya material longsor yang menimbun ruas jalan di Bukik Baapik, Nagari Malalak Timur, kecamatan Malalak.
Longsor yang kembali menghantam ruas jalan tersebut, terjadi pasca hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Malalak sejak Rabu sore hingga Kamis pagi ini, sehingga jajaran terkait di wilayah itu langsung bersikap dengan menutup ruas jalan tersebut, menghindari dampak terhadap warga, pasalnya masih banyak warga yang nekad dan bandel melewati ruas jalan yang tertimbun sehingga banyak yang tersekat.
Bahkan, Kamis siang kemarin, 3 unit alat berat langsung bekerja membersihkan material lumpur dan batu yang menimbun permukaan jalan, yang dipantau langsung Sekab.Agam M.Dt.Maruhun bersama jajaran DPUTR Sumbar, Danramil 09/IV Koto Kapten Inf.Army Parulian Nasution dan Camat Malalak Ricky Eka Putra.
Menurut Kapten Inf.Army Nasution, penutupan ruas jalan itu untuk mengantisipasi dampak terhadap warga yang masih nekad melewati jalur SIMAKA, bahkan cukup banyak kendaraan yang terjebak sehingga harus dievakuasi dengan diderek dan didorong, “ untuk antisipasi, kita tutup lagi, sampai kondisi aman, “tegasnya.

Dijelaskan, saat ini alat berat sudah dikerahkan dan saat ini sedang bekerja di lokasi yang tertimbun longsor, “ kita berharap, cuaca mendukung, sehingga proses pembersihan bisa berjalan optimal, “tegasnya.
Sementara Sekab.Agam M.Dt.Maruhun yang juga kepala BPBD Agam, mengimbau warga untuk sementara tidak melewati jalur SIMAKA dan mencari jalur alternative lain, karena kawasan itu masih rawan longsor.
Sekab.Agam itu juga mengimbau masyarakat kabupaten Agam untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu siaga terhadap berbagai kemungkinan, karena dalam beberapa hari terakhir, potensi curah hujan disertai angin kencang masih sangat tinggi.
“ Kami mengimbau warga menghindari wilayah dan jalur jalan yang rawan jika berkendara, termasuk warga nelayan untuk selalu waspada akan potensi tekanan angin yang cukup tinggi, “imbau M.Dt.Maruhun lagi.
HARMEN
