Lubukbasung, kaba12.com — Untuk menghindari coret-coret baju seragam sekolah, Pemkab. Agam, akan mengumumkan kelulusan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan MTs melalui Short Message Service (SMS).
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra, Minggu (20/5) di Lubukbasung.
Dikatakan, pihaknya telah menyurati sekolah agar mengumumkan hasil UN melalui SMS ke nomor telepon genggam milik orang tua murid.
” Dalam mengantisipasi siswa melakukan coret-coretan baju seragam sekolah, kebijakan ini telah di lakukan semenjak 2017. Hal tersebut karena baju ini bisa dimanfaatkan bagi siswa lain yang membutuhkan. Untuk itu kami menyurati pihak sekolah dengan isian meminta agar tidak mengumumkan hasil UN yang ditempelkan di papan pengumuman sekolah,” jelasnya.
Disamping,aksi coret-coret baju sekolah, kebijakan ini juga langkah antisipasi kebut-kebutan setelah mengetahui hasil UN.
“Dengan diumumkan melalui SMS, maka siswa tidak akan datang ke sekolah dan aksi coret-coretan seragam sekolah atau kebut-kebutan tidak akan terjadi,” katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2018 jumlah siswa SMP dan MTs di kabupaten Agam yang mengikuti UN sebanyak 8.465 orang, yangmasing-masingnya terdiri atas 5.015 orang siswa SMP dan 2.450 orang siswa MTs.
“Dari 8.465 siswa itu sebanyak 5.697 orang mengikuti ujian berbasis komputer (UNBK) dari 53 sekolah dan 2.768 siswa mengikuti ujian berbasis kertas pensil dari 46 sekolah.”ungkapnya.
Isra merinci dari 5.697 peserta UNBK, 3.784 orang berasal dari 41 SMP dan 1.913 orang dari 32 MTs.
“Hanya saja untuk MTs sekolah pelaksana hanya 12, sisanya 20 sekolah digabungkan,”ujarnya.
Dijadualkan, hasil UN SMP tersebut akan diumumkan Senin (28/5) mendatang.
(Virgo/*)
