Lubukbasung, KABA12.com — Usai mengikuti Ujian Nasional pada awal April lalu, kini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Perbankan Bougenville Kabupaten Agam laksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Sebanyak 86 orang siswa dari tiga jurusan, Akuntansi, Multimedia dan Teknik Komputer Jaringan mengikuti UKK untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa sesuai bidang keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK.
Uji Kompetensi Keahlian adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan.
Wakil Kepala SMK Plus Perbankan BGV Bidang Kurikulum, Zikri mengakatakan pelaksanaan UKK dilakukan selama dua hari per masing-masing jurusan. Seperti jurusuan Akuntansi, UKK dilaksanakan pada 9-10 April, kemudian jurusan Teknik Komputer Jaringan pada 19-20 April, bersamaan dengan jurusan Multimedia pada 20-21 April 2018.
“UKK merupakan syarat bagi kelulusan siswa, karena ini menentukan keahlian siswa dalam bidang masing-masing. Jadi UKK ini penting karena nanti siswa akan memperoleh sertifikat kompetensi keahlian,” sebut Zikri.
Wk. Kurikulum SMK Plus Perbankan BGF itu merincikan, 86 orang siswanya yang mengikuti ujian kompetensi keahlian ini terdiri dari 27 orang siswa jurusan Akuntansi, 40 orang siswa Multimedia dan 19 orang siswa jurusan TKJ.
Lebih lanjut Zikri menambahkan, lulusan SMK Plus Perbankan Bougenville dipersiapkan untuk siap bekerja di dunia kerja seperti industrial dan perkantoran.
“Ada sebagian langsung kerja dan ada sebagian melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, tergantung siswa yang bersangkutan. Namun ada beberapa orang siswa yang sudah diminta oleh perusahaan, jadi setelah lulus siswa tersebut langsung bekerja,” ujarnya.
Ia berharap, siswa kelas XII SMK Plus Perbankan Bougenville tahun ini lulus 100 persen, “semoga siswa lulus dengan nilai yang bagus dan dapat memiliki keahlian sesui dengan program studi yang dipelajari,” harap Zikri.
(Jaswit)
