Sitalang, kaba12.com — Dampak galodo di jorong Kampuang Melayu, nagari Sitalang, kecamatan Ampek Nagari, Kamis menyebabkan 6 kedai, 6 rumah, 2 mesjid mengalami kerusakan serius akibat terjangan material banner bandang.
Selain menyebabkan jembatan utama penghubung antara kecamatan Ampek Nagari dengan kecamatan Palembayan ambruk, sehingga akses jalan putus total. Bahkan kawasan Pasa Rabaa di Kampuang Melayu yang ikut diterjang galodo Kamis sore tadi, saat ini kondisinya memprihatinkan karena dipenuhi material banjir, baik lumpur, batu-batuan dan kayu-kayu yang dihanyutkan banjir bandang.
Informasi yang diperoleh kaba12.com di lapangan, selain memicu kerusakan serius di berbagai sarana utama di wilayah itu, banjir bandang di Sitalang, juga disebutkan menyebabkan kendaraan dan ternak milik warga dihanyutkan galodo, namun jumlah kendaraan dan ternak warga yang hanyut diterjang banjir masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.
Sementara menurut Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, akibat banjir bandang di Sitalang, 6 kedai warga mengalami kerusakan cukup parah, 6 rumah warga mengalami kerusakan serius, 2 mesjid terdampak bahkan lumpur memenuhi bangunan masjid, termasuk ruas jalan dan berbagai sarana lain, dipenuhi material lumpur, pasir dan kayu-kayu yang dihanyutkan galodo.
“ Proses pendataan masih dilakukan tim gabungan di lapangan yang masih menyisir kawasan di Sitalang, termasuk di wilayah Batu Kambing dan Sitanang yang datanya akan terus kami update untuk masyarakat, saat ini masyarakat dalam proses penanganan di lapangan, terutama langkah prioritas menyelamatkan warga, dengan mengevakuasi ke lokasi aman dan penyediaan kebutuhan pangan untuk warga, sesuai instruksi Bupati Agam dan Sekab.Agam,” jelasnya.
HARMEN
