Bukittinggi, KABA12 — Menghadapi kalender nasional penilaian Kota/Kabupaten Sehat (KKS) tahun 2025, pemerintah kota bersama, Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi, lakukan studi tiru ke Kota Padang dan Pesisir Selatan, yang sebelumnya sukses meraih penghargaan Swasti Saba kategori Wistara.
Rombongan dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Dinkes Kota Bukittinggi Linda Faroza, bersama 21 orang terdiri dari pembina, pengurus forum kota sehat dan perwakilan organisasi perangkat daerah OPD terkait.
Hari pertama kegiatan berkunjungan ke sekretariat FKS Forum kota Sehat Kota Padang, di jalan Raya Andalas No 12 Simpang Haru Kota Padang, Rabu (18/12) siang. Selanjutnya rombongan bertolak ke Painan Pesisir Selatan untuk berkunjung ke Dinas Kesehatan, Kamis (19/12), untuk bersilaturahmi dan berdiskusi hangat soal bagaimana menghadapi penilaian tim verikator nasional.
Linda Faroza menyebut, selama dua hari perjalanan, banyak sekali didapat ilmu dan strategi dalam menghadapi penilaian KKS 2025 mendatang.
“Kota Bukittinggi terakhir tahun 2023 berhasil mendapatkan penghargaan Kategori Wiwerda. Sedangkan untuk tahun 2025 mendatang, kita targetkan Bukittinggi meraih Swasti Saba Wistara,” ungkapnya.
Penilaian tahun 2025 sangat ketat. Tentunya butuh program jelas, seperti, bagaimana pengelolaan dan pemberdayaan bank sampah, membangun kemitraan dengan dunia usaha perguruan tinggi serta juga bagaimana FKS dapat melibatkan seluruh unsur masyarakat termasuk kaum disabilitas dalam mewujudkan kota sehat.
Linda Feroza berharap, tim pembina bersama forum akan berusaha keras mendapatkan penghargaan tertinggi tersebut “insyaAllah kita akan mendapatkan Wistara. SKPD dan seluruh pengurus telah berkomitmen apapun permasalahan akan kita selesaikan dan dicarikan solusinya,” pungkasnya.
(Harmen/*)
