Kaba Agam

Evaluasi Kinerja Pemerintahan Nagari, Forkopimca Tanjung Raya Gelar Rakor di Bayua

Rapat koordinasi Forkopimca Tanjung Raya dengan Pemerintahan Nagari Bayua, Rabu (25/1). (Foto: Bryan/KABA12)

Bayua, KABA12.com — Jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimca) Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar kegiatan rapat koordinasi (Rakor) dengan sejumlah lembaga di Nagari Bayua, Rabu (25/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor walinagari setempat itu, dihadiri Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti, Kapolsek Iptu Muzakar, Walinagari Bayua Hadi Fajrin, perwakilan Cabjari Maninjau, Koramil, pendamping desa kecamatan, pendamping PKH, TKSK, perangkat nagari dan sejumlah lembaga di Nagari Bayua.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta rapat menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang terjadi diberbagai bidang seperti ketentraman dan ketertiban masyarakat, hukum, pemberantasan narkoba, hingga kenakalan remaja dan orang tua.

Walinagari Bayua, Hadi Fajrin menyebut, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari surat yang dikeluarkan Camat Tanjung Raya untuk melakukan rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan nagari di 9 nagari.


(Foto: Bryan/KABA12)

Menurutnya, pelaksanaan rakor kali ini dinilai sangat penting karena dalam momen tersebut dapat mengevaluasi roda pemerintahan nagari.

“Ini adalah sebuah agenda yang sangat krusial bagi kami karena dapat mengevaluasi roda pemerintahan nagari untuk lebih baik lagi kedepannya sesuai dengan harapan masyarakat dan Pemkab Agam,” ungkapnya.

Sementara Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti mengatakan, selain untuk bersilaturahmi dengan lembaga nagari, rapat koordinasi ini juga bertujuan untuk menghimpun aspirasi terkait permasalahan yang ada di nagari. Sehingga setiap permasalahan yang disampaikan dalam rapat, nantinya akan ditindaklanjuti bersama masing-masing OPD terkait.

“Selain itu, kegiatan ini sekaligus dalam rangka mendukung visi misi walinagari di Kecamatan Tanjung Raya dan Bupati Agam agar setiap nagari yang ada bisa semakin maju kedepannya,” katanya.

Ia mengakui, pada tahun lalu Nagari Bayua berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional yakni Juara 1 dalam Lomba Desa Aman Pangan. Kendati begitu pihaknya berharap pemerintah nagari bersama seluruh lembaga terkait dan masyarakat dapat mempertahankan prestasi itu sehingga bisa menjadi percontohan bagi nagari lain.

Disamping itu, ia juga meminta para wali jorong untuk menginformasikan pada masyarakat untuk segera membayar pajak bumi dan bangunan atau PBB. Sebab PBB merupakan salah satu PAD Kabupaten Agam untuk menunjang pelaksanaan pembangunan daerah.

“Wali jorong diminta untuk menghimbau masyarakat di wilayahnya masing-masing agar segera membayar pajak PBB. Sebab ini merupakan kewajiban masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik,” katanya.

Mantan Camat Ampek Nagari itu juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat dan lembaga untuk menjaga generasi muda dari dampak negatif pengaruh globalisasi. Seperti penyalahgunaan narkoba, LGBT, kenakalan remaja, dan lainnya.

“Kita harus sama-sama selamat generasi muda dari hal-hal negatif terutama bahaya narkoba, LGBT, kenakalan remaja, pornografi dan sebagainya. Ini harus dilakukan untuk menjaga generasi kita agar tidak terpengaruh budaya luar, karena generasi muda merupakan agen perubahan dan masa depan bangsa ini,” jelasnya.

(Bryan)

To Top