Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 25 orang anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi, Senin lalu.
Rombongan disambut Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi Ny. Is Yuen Karnova beserta pengurus DWP Kota Bukittinggi di Ruang Rapat Utama Balaikota Bukittinggi.
Ketua Dharma Wanita Kabupaten Tebo, Ny. Yusnelis Teguh, mengatakan sengaja memilih Bukittinggi sebagai kota tujuan kunjungan karena keaktifan kegiatannya. Selain bersilaturahmi ke DWP, sekaligus melakukan sharing bagaimana apa saja kegiatan DWP Bukittinggi yang berbeda dan menjadi ide untuk inovasi bagi DWP Kabupaten Tebo. Kedatangan juga untuk menambah wawasan dan menambah pengalaman bagaimana betul kota Bukittinggi.
“Diskusi dan sharing pengalaman kita hari ini akan kami bawa kembali ke Kabupaten Tebo. Apalagi baju nasional DWP terbaru yang telah ditetapkan, ada gambar Jam Gadang nya, membuktikan pengakuan nasional terhadap keberadaan Bukittinggi,” ujarnya.
Menurut Yusnelis, secara keseluruhan kegiatan sama karena bidang yang sama. DWP Kabupaten Tebo mengusahakan setiap tahun kegiatan berganti-ganti.
Tahun ini dilaksanakan kegiatan latihan kepemimpinan wanita yang diikuti 39 unit DWP se kabupaten dan kecamatan yang ada. Kabupaten Tebo sendiri terdiri dari 12 kecamatan dan 107 desa dan 5 kelurahan. Memang cukup luas dengan jumlah penduduk yanag banyak.
DWP Kabupaten Tebo rutin tiap bulan melaksanakan arisan gabungan dengan PKK dan DW. Termasuk juga arisan dalam lingkup kami sendiri. Mengadakan Safari Ramadhan, bantuan kepada anak yatim.
Ketua DWP Kota Bukittinggi, Ny. Is Yuen Karnova merasa bangga DWP Kabupaten Tebo melakukan kunjungan kerja ke Bukittinggi. Kota Bukittinggi saat ini terdiri atas 3 kecamatan dengan 24 kelurahan yang mempunyai luas wilayah 25 km2 dengan jumlah penduduk 119.183 jiwa (per bulan Maret tahun 2018).
“DWP Kota Bukittinggi selalu melakukan pertemuan untuk sharing informasi dengan unit kerja di lingkungan Bukittinggi. cukup banyak kegiatan yang telah berjalan. Yang terbaru melakukan kelompok kajian tahsin bekerja sama dengan departemen agama,” jelasnya.
(Ophik)
