Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi melalui Dinas Lingkungan Hidup, luncurkan program baru untuk pengendalian sampah di daerah setempat.
Salah satunya dengan menjemput langsung sampah ke rumah warga, didukung dengan delapan armada L300 yang telah disiapkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi, Aldiasnur, menjelaskan, tahun 2021 lalu armada baru ini disiapkan untuk meningkatkan pelayanan, karena masih dalam ujicoba. Selanjutnya pada tahun 2022 ini layanan jemput sampah akan dimulai di empat kelurahan percontohan.
“Empat kelurahan sebagai percotohan itu, ATTS, Campago Ipuah, Pakan Kurai dan Tarok Dipo. Kedepan, tentu kita akan berupayan semaksimal mungkin, agar program ini dapat dilaksanakan di setiap kelurahan,” ujar Aldiasnur, saat dihubungi KABA12.com, Sabtu (05/02).
Mantan Kasat Pol PP ini, menyampaikan, kapasitas sampah setiap hari di Kota Wisata mencapai 125 ton yang merupakan jumlah yang melebihi batas ideal produksi sampah tumah tangga sesuai standar nasional.
“Kami tidak lagi mempermasalahkan asal sampah dari mana, yang jelas setiap sampah yang tertumpuk akan diangkut oleh petugas,” katanya.
Selain delapan armada jenis L300, DLH Bukittinggi saat ini memiliki 17 armada jenis truk Colt Diesel dan 2 dump truk fuso ditambah 40 becak motor yang selalu beroperasi setiap hari.
“Itu semua jumlah armada yang beroperasi setiap hari, ada juga beberapa aset lain yang telah rusak dan terparkir di kantor, seluruhnya telah diberi nomor urut agar lebih mudah dikenali warga,” jelasnya.
Menurutnya dengan penomoran kendaraan operasioanal tersebut bisa memudahkan warga memberikan laporan ke petugas.
“Seringkali ada laporan masuk, misalnya ada armada yang tidak membawa tumpukan sampah hingga bersih, kini dengan penomoran itu, warga bisa melaporkan armada dengan tepat sasaran,” kata Aldiasnur.
Kepala DLH juga telah mengumpulkan seluruh petugas kebersihan dan para sopir angkutan sampah. Seluruhnya diminta bersinergi untuk mengoptimalkan pelayanan dalam mengatasi persoalan kebersihan di Kota Jam Gadang itu.
“Kami sudah berkomitmen tidak akan membuat sistem macam-macam, yang sudah baik selama ini dari kepemimpinan kepala dinas sebelumnya akan dipertahankan, jika ada yang kurang akan ditingkatkan,”ujarnya.
(Ophik)
