Harga Minyak Goreng di Agam Masih Tinggi

Bayua, KABA12.com — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI telah menetapkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) penjualan minyak goreng curah menjadi Rp 11.500 dan Rp 14.000 untuk minyak goreng kemasan premium.

Meski begitu, sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Agam masih menjualnya diatas harga eceran tertinggi (HET) atau lebih dari Rp 14 ribu per liter.

Para pedagang beralasan, mereka menjual minyak goreng diatas HET karena membeli dengan harga tinggi.

Salah seorang pedagang di Pasar Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Nofrizal mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerapkan harga jual minyak goreng sesuai dengan arahan pemerintah. Saat ini, ia masih menjual minyak goreng diatas harga subsidi Rp 14 ribu per liter.

“Saya jual masih Rp 15 ribu untuk minyak goreng curah, dan Rp 16 ribu per liter untuk minyak goreng kemasan merek Sari Murni,” ujarnya saat ditemui KABA12.com, Jum’at (4/2).

Menurutnya, harga tersebut dinilai sudah turun dari harga sebelumnya yakni diatas Rp 20 per liter.

“Sebelumnya saya jual diatas Rp 20 ribu. Tapi sejak seminggu terakhir harganya berangsur turun dengan rata-rata Rp 15 ribu sampai Rp 16 ribu,” katanya.

Disamping itu, ia juga mengaku bahwa ketersediaan stok minyak goreng di tingkat distributor kini sudah mulai menipis akibat banyaknya permintaan dari konsumen yang mayoritas para pedagang.

Ia berharap, harga minyak goreng secepatnya bisa stabil dan tidak kembali naik.

“Harapannya harga minyak goreng ini segera stabil dan pasokannya melimpah. Karena kan kasian masyarakat banyak mengeluh dengan mahalnya harga minyak goreng sejak beberapa waktu terakhir,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan RI Muhammad Luthfi menetapkan harga eceran tertinggi (HET) terhadap minyak goreng curah hingga kemasan premium. Aturan itu mulai berlaku sejak 1 Januari 2022 kemarin.

HET yang ditetapkan yaitu minyak goreng curah Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

(Bryan)

0Shares