Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Pertanian Agam menargetkan penanaman kembali (replanting) kelapa sawit tahun ini seluas 800 hektare.
Hal itu diungkapkan saat rapat koordinasi yang digelar Dinas Pertanian bersama Polres Agam, perusahaan kelapa sawit, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup, di ruangan Kadis Pertanian Agam, Kamis (26/9).
Menurut Kepala Dinas Pertanian Agam, Isman Imran, replanting dilaksanakan tergantung kesepakatan antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), perbankan, Dinas Pertanian Agam dan petani.
“Perkebunan sawit yang akan direplanting diusulkan seluas 2.440 hektar, dengan target tahun ini 800 hektar. Namun yang selesai rekomtek baru 172 hektar,” katanya
Ditambahkan, apabila dalam waktu dekat keputusan BPDPKS keluar, akan dilaksanakan penandatangan kerjasama dan langsung dilakukan pengerjaan. Sebab pihaknya sudah mulai mengumpulkan data dari beberapa kelompok tani di daerah itu.
Pemkab Agam juga mengingatkan tidak ada pembakaran lahan/hutan sebelum replanting. Karena selama ini masyarakat setelah membersihkan lahan lebih cenderung melakukan pembakaran, tanpa mengetahui dampak yang ditimbulkan baik kepada manusia maupun tanaman lainnya.
Sementara itu, Hari Purnama dari PT. AMP Plantation Agam, mengatakan untuk replanting sudah ada SOP manajemennya yaitu, zero burning atau tidak melakukan pembakaran. Sebab di perusahaannya sudah 2.400 hektar mereplanting tidak satupun sawit yang dibakar.
‘’Upaya lain yang kita lakukan adalah secara chipping atau cincang,” ujarnya
(Virgo/*)
