Dinsos Agam Bantu Warga Miskin Tak Masuk Database Kependudukan

Bawan, kaba12.com — Dinas Sosial Agam bekerjasama dengan camat Ampek Nagari buat terobosan dengan menelusuri warga yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS, PKH, RASTRA dan tidak termasuk dalam database kemiskinan.

Hasil investigasi camat Ampek Nagari di lapangan berhasil menemukan beberapa keluarga yang sama sekali tidak terdaftar dalam database kemiskinan dan tim Dinas Sosial Agam langsung memberikan bantuan untuk keluarga dimaksud.

Jumat, (25/5) tim Dinsos Agam dipimpin Kasi. Perlindungan Sosial Ismar Budi Septa bersama camat Ampek Nagari langsung menyerahkan bantuan untuk warga miskin tak terdaftar itu dengan beragam bantuan.

Bantuan diserahkan kepada keluarga Sarik petani di Jorong Lubuk Alung Nagari Bawan,kecamatan Ampek Nagari.
Bantuan yang diserahkan berupa peralatan dapur, peralatan rumah tangga, kit baby, beras, telur, minyak goreng, biskuit terpal, matras, selimut, pakaian bayi, susu bayi, pakaian anak dan pakaian orang tua serta jenis bantuan lain.

Kepala Dinas Sosial Agam Kurniawan Syahputra menjawab kaba12.com, nenyebutkan bantuan yang diserahkan merupakan bantuan khusus untuk warga kurang mampu yang keberadaannya baru ditemui di lapangan dan layak dibantu karena kondisi faktualnya.

Setelah disurvei ke lapangan, camat bersama tim di lapangan menemukan kondisi prihatin keluarga Sarik, dan camat mengusulkan permohonan bantuan.

Dijelaskan Kurniawan Syahputra, hasil investigasi ditemukan, mereka tidak termasuk penerima bantuan karena tidak punya KK dan KTP.

Yang memprihatinkan keluarga Sarik sama sekali tidak data kependukan karena tidak memiliki surat nikah, karena proses pernikahannya tidak tercatat secara resmi.

” Karena sama sekali tidak memiliki data kependudukan, camat bersama unsur terkait tengah mengupayakan solusi terhadap keluarga Sarik tersebut,” ulas Kurniawan Syahputra.

Kurniawan Syahputra menyakini masih banyak kasus serupa yang terjadi di lapangan sehingga pihaknya berharap berbagai unsur terkait ditingkat nagari dan kecamatan bisa menelusuri hal itu, sehingga warga miskin seperti Sarik bisa dibantu.

(Harmen)

0Shares