Dampak Cuaca Panas, Kebakaran Lahan Mulai Landa Agam, BPBD Sisir Lokasi Berpotensi

Palembayan,kaba12 — Cuaca panas yang melanda wilayah Sumatera Barat termasuk Kabupaten Agam mulai berdampak terhadap lahan pertanian dan perkebunan warga,karena rumput kering yang rentan tersulut api.

Seperti halnya kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Tapiah Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Selasa, (30/7), yang menyebabkan areal perbukitan yang merupakan kawasan perkebunan warga terbakar.

Kebakaran besar itu terjadi diduga akibat tanaman rerumputan yang kering yang mudah tersulut api, sehingga menyebabkan kebakaran lahan dengan asap yang membubung tinggi.

Gerak cepat aparat terkait dipandu BPBD Agam langsung bergerak ke lokasi kejadian Selasa sore, yang berupaya memadamkan api, termasuk menyisir kawasan yang berpotensi terpicu kebakaran lainnya, untuk mengantisipasi kebakaran lahan.

Kejadian itu dibenarkan Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam yang turun bersama personilnya ke lokasi kejadian Selasa, (30/7) untuk memadamkan kobaran api yang membakar lahan milik warga tersebut.

Dijelaskan, pihaknya setelah mendapat laporan dari warga dan aparat pemerintah nagari, sesuai instruksi Kalak BPBD Agaml, langsung turun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api, termasuk menyisi beberapa lokasi yang berpotensi terpicu kebakaran.

Disebutkan, lahan yang terbakar di Tapian Kandih tersebut sudah berhasil dipadamkan, dan seperti pihaknya memastikan tidak ada sumber api yang bisa kembali memicu kebakaran, “ kami berupaya bergerak cepat untuk mengantisipasi munculnya kebakaran yang lebih besar, “sebutnya.

Diharapkan Kabid.KL BPBD Agam itu, warga di seluruh wilayah Kabupaten Agam untuk mewaspadai ancaman kebakaran yang berpotensi terjadi, menyusul kondisi cuaca panas yang dalam beberapa pekan terakhir melanda wilayah Kabupaten Agam, “ kami himbau warga untuk tidak membuka dan membersihkan areal perkebunan dengan cara membakar, karena sangat rentan menyulut kobaran api dan membakar lahan, “harapnya.

(HARMEN)

0Shares