Lubukbasung, kaba12.com — Masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan menyusul masih sangat tingginya curah hujan disertai angina kencang di mayoritas wilayah kabupaten Agam, Selasa siang, longsor dan pohon tumbang menyebabkan terputusnya ruas jalan di kelok 44.
Longsor dan pohon tumbang terjadi di beberap titik di ruas kelok 44, terutama di kelok 3 dan kelok 40, serta di beberapa titik lain. Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun arus lalulintas terputus total, bahkan banyak kendaraan yang tersekat diantara kelok 40 dan kelok 3.
Asisten I Sekab Agam Rahman, S,Ip,MM yang memantau proses evakuasi dan pembersihan ruas jalan kelok 44 yang terputus akibat longsor itu, menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan dampak cuaca ekstrim saat ini.
Pasalnya, curah hujan dan angina kencang, menjadi ancaman dominan yang rencana memicu bencana di mayoritas wilayah Agam, “daerah Agam mayoritas rawan bencana, apalagi saat curah hujan tinggi dan angin kencang saat ini,”sebut Rahman.
Asisten I Sekab Agam itu menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, dan segera menginformasikan jika teradi bencana di wilayah yang dilewati,” kita sudah instruksikan seluruh personil terjadi untuk selalu siaga, termasuk jajaran pemerintah kecamatan dan nagari di lapangan, “sebut Rahman lagi.
(Jaswit)
