Ciptakan Wirausaha Baru Agam Gelar 8 Paket Pelatihan

Maninjau, kaba12.com — Pemkab Agam berupaya ciptakan wirausaha baru yang handal dengan mendorong peran aktif masyarakat di berbagai bidang usaha.

Untuk mendorong hal itu, DKMPT-Naker Agam gelar 8 paket pelatihan khusus untuk masyarakat di berbagai program usaha.

Program pelatihan 8 paket kegiatan wirausaha baru itu dibuka kepala DPMPT-Naker Agam Fatimah , S,Sos, Msi di Maninjau Sabtu,(29/9).

Seperti dijelaskan Fatimah, kegiatan penciptaan wirausaha baru melalui tenaga kerja mandiri di Kab. Agam sebanyak 8 paket yang terdiri dari 3 paket kegiatan pelatihan menjahit yang langsung diberi bantuan peralatan usaha berupa mesin jahit setiap peserta.

Kemudian 5 paket kegiatan pelatihan procesing dan diberi bantuan peralatan usaha berupa peralatan memasak untuk setiap peserta.

Dijelaskan, setiap paket kegiatan berlangsung selama 3 hari, hari pertama diberikan pelatihan materi motifasi dan pemasaran usaha, dihari kedua dibekali materi cara mengelola keuangan cara meminjan modal usaha dari bank BNI.

Ditambahkan, dihari selanjutnya langsung praktek memasak dengan instuktur dari LPKS .

” Kegiatan ini langsung praktek memasak yang bahannya harus mengangkat potensi nagari masing-masing,” ulas Fatimah.

Dijelaskan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menciptakan wirausaha baru, membuka lapangan baru untuk meningkatkan ekonomi keluarga yang sasaran akhirnya untuk mengurangi pengangguran.

Disebutkan Fatimah, program yang digelar pihaknya sepenuhnya berasal dari dana APBN 2018 yang diyakinkan akan memberi dampak positif bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Disisi lain Fatimah, dengan kegiatan tersebut diharapkan para peserta bisa mandiri dengan membuka usaha secara berkelompok atau usaha mandiri bekelanjutan.

Dengan program itu juga diharapkan, dukungan wali nagari melalui dana BUMnag untuk membantu mengembangkan usaha masyarakat usai mengikuti pelatihan.

Kepala DPMPT-Naker Agam itu juga mengharapkan dukungan OPD terkait di Pemkab Agam untuk mendorong pembinaan secara teknis,baik dalam hal packing, IPRT, legalitas halal dan pemasaran produk,” tanpa dukungan dan peran aktif semua pihak, upaya membangun usaha baru dan mendorong kemandirian usaha masyarakat akan sulit terwujud,” ulasnya.

Program pelatihan 8 paket kegiatan itu berlangsung beberapa hari melibatkan kelompok masyarakat dari berbagai nagari di kabupaten Agam.
(Virgo/*)

0Shares