Lubukbasung, kaba12.com — Mengurangi resiko bencana banjir saat curah hujan tinggi BPBD Agam, himbau warga gotong royong bersihkan drainase di sekitar rumah masing-masing.
“Kami telah himbau wali nagari di daerah masing-masing,khususnya yang rawan bencana longsor,” kata Kepala BPBD Agam, Muhammad Luthfi AR, Senin (21/5) di Lubukbasung.
Dikatakan, gotong royong ini untuk membersihkan drainase dari tumpukan limbah rumah tangga, pasir dan ranting pohon. Dengan cara tersebut, maka aliran air akan lancar sehingga banjir dan longsor tidak akan terjadi melanda daerah itu.
“Selama ini, banjir dan longsor melanda kabupaten Agam salah satunya akibat drainase tersumbat mengakibatkan air menggenangi permukiman warga,” ungkapnya.
Selain itu, air juga mengakibatkan longsor setelah memakan bibir pebukitan.
“Hal ini penyebab banjir di Cingkariang, Kecamatan Banuhampu pada Minggu (20/5), dari kejadian itu sebanyak 18 unit rumah terendam banjir,”terangnya.
“Untuk itu, masyarakat harus menindaklanjuti himbauan ini membersihkan drainase sekitar rumah,” tambahnya.
Selain membersihkan drainase, warga juga dihimbau menebang dan membersihkan ranting pohon sekitar rumah.
Kegiatan ini guna mengurangi risiko bencana akibat ranting dan pohon kayu yang menimpa rumah saat curah hujan disertai angin kencang melanda daerah tersebut.
“Untuk membersihkan ranting pohon, BPBD akan menurunkan tim membantu masyarakat. Jadi, harus ada peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak bencana tersebut dengan menghubungi kami, “jelasnya.
(Virgo/*)
