Kaba Terkini

BKPRMI Sumbar Gandeng Magister IKom Unand GeMARI Sekolah

Tiku, KABA12.com — DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumatera Barat bekerjasama dengan Program Magister Ilmu Komunikasi Unand dan Asosiasi Magister Ilmu Komunikasi (ASMIKOM) dalam hal pelaksanaan kegiatan Gerakan Membina Akhlak Remaja Islam (GeMARI) di Sekolah dan pengembangan kompetensi komunikasi kader dakwah se-provinsi Sumbar. Hal itu dinyatakan dalam bentuk penandatangan nota kesepakatan (MoU) yang dilakukan usai pembukaan Jambore pemuda remaja masjid di Pasia Tiku Tanjung Mutiara kabupaten Agam, Sabtu (13/01).

Ketua Umum DPW BKPRMI Sumbar, Syamsul Bahri mengatakan selain melibatkan akademisi, pihaknya juga melibatkan lembaga kemananusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam pelaksanaan Gerakan Membina Akhlak Remaja Islam di Sekolah tersebut. Ia menyebutkan, program GeMARI sekolah sengaja diketengahkan melihat maraknya prilaku menyimpang yang dilakukan anak usia sekolah karena minimnya pembinaan.

“Remaja, generasi yang akan membawa perubahan, kami sengaja jemput bola ke sekolah agar bisa menyentuh langsung untuk memberikan pembinaan kepada generasi kita ini, karena tidak banyak saat ini remaja yang datang ke masjid. Jadi kita coba lakukan gerakan ini, kita berharap dengan GeMARI sekolah, BKPRMI bisa mempersiapkan generasi yang mampu memimpin dimasa yang akan datang, 10 atau 15 tahun lagi kita akan bisa lihat hasilnya,” ujar Syamsul Bahri.

Sementara itu, Ketua Program Magister Ilmu Komunikasi Unand, Dr. Ernita Arif, MSi menjelaskan, perguruan tinggi sebagai subsistem dalam pendidikan nasional memiliki peran Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dituntut harus memberikan layanan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu Magister Ilmu Komunikasi Unand beserta ASMIKOM ikut berkontibusi dalam Gerakan Membina Akhlak Remaja Islam di Sekolah yang dilakukan BKPRMI Sumbar sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Magister Ilmu Komuniasi Unand dan ASMIKOM nantinya akan berkontribusi dalam hal bagaimana meningkatkan kompetensi anak sekolah secara IQ, akhlak dan emosionalnya yang baik. Kita lebih fokus pada peningkatan komunikasinya baik verbal maupun non verbal, biar menjadi remaja yang semangat dan pandai berbicara, mengutarakan pendapat,” jelas Ernita.

Ernita juga berharap dengan pembinaan akhlak remaja di sekolah ini, anak akan memiliki kepercayaan diri di masyarakat dan bisa menjadi “role model” bagi generasi seusianya, “nanti mahasiswa S2 kami yang akan menjadi trainernya,” ulasnya.

(Jaswit)

To Top