Bisnis Online Langkah Maju Kemandirian UMKM

Bukittinggi, KABA12.com — Ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kota Bukittinggi, mengikuti sosialisasi berbisnis di era digital, di Aula Balaikota Bukittinggi, Rabu (24/10). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program pemerintah kota melalui Bagian Perekonomian Setdako Bukittinggi.

Kepala Bagian Perekonomian Setdako Bukittinggi, Rismal Hadi, menjelaskan, sosialisasi berbisnis di era digital ini, dilaksanakan supaya pelaku UMKM di Bukittinggi mengetahui dan paham tentang berbisnis secara online dan bagaimana kiat kiat praktis untuk dapat terjun dalam bisnis online. Sosialisasi yang diselenggarakan menghadirkan 2 orang narasumber, pengusaha dan pembicara digital marketing dari Jakarta Andreas Agung Bawono, serta Akademisi Universitas Andalas Padang, Yesi Puspita.

“Sosialisasi diikuti 125 orang peserta yang terdiri dari para pelaku UMKM, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), SKPD terkaid, camat dan lurah se-Bukittinggi. Tujuan jangka menengahnya adalah, diharapkan para pelaku UMKM sudah bergeser dari bisnis secara konvensional menjadi pengusaha yang telah memanfaatkan IT atau berbisnis secara online,” kata Rismal.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara langsung oleh Walikota diwakili Asisten II Setdako, Ismail Djohar. Menurutnya, perkembangan teknologi telah dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk mengembangkan model bisnis yang mengakibatkan barang dan jasa lebih terjangkau, lebih mudah terakses, lebih sederhana dan lebih merakyat. Sementara, Bukittinggi sebagai kota perdagangan dan jasa serta kota pariwisata, memiliki banyak sekali pelaku UMKM baik itu dari sektor perdagangan, industri dan juga kelompok usaha pengolahan pangan serta tanaman hias.

“Oleh karena itu diera digital ini, maka mau tidak mau pelaku UMKM harus melek terhadap perkembangan teknologi tersebut. Karena kalau tidak kita akan tertindas dan akan tertinggal, bahkan bisnis yang kita jalani akan bisa gulung tikar,” ungkap Rismal.

Ismail Djohar menambahkan, Pemko Bukittinggi memandang perlu melakukan penguatan terhadap pelaku UMKM terkaid dengan bisnis secara online. Salah satunya adalah melalui sosialisasi digital marketing yang diselenggarakan.

“Bisnis online langkah tepat dan cepat marketing produk anti mainstream untuk membuka lapangan kerja mandiri di Kota Bukittinggi,” ujar Ismail.

Melalui sosialisasi yang diselenggarakan tutur Ismail, diharapkan pelaku UMKM yang ada di Bukittinggi dapat mengetahui apa itu berbisnis di era digital atau berbisnis secara online, dan bagaimana cara untuk menerapkan berbisnis online tersebut.

Bahkan yang lebih penting adalah bagaimana pelaku UMKM dapat menindaklanjuti kegiatan sosialisasi yang diberikan.

“Kita berharap pelaku UMKM yang mengikuti sosialisasi ini dapat menjadi motor penggerak berbisnis secara online di Kota Bukittinggi, yang nantinya akan dapat diikuti oleh UMKM-UMKM lainnya,” ungkapnya.

(Ophik)

0Shares