BIM Ditutup Sementara, BPBD Agam Pantau Dampak Erupsi

Lubuk Basung,kaba12 — Bandara Internasional Minangkabau ( BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat di tutup sementara Jum’at (05/01).

Penutupan ini dilakukan akibat Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu kembali erupsi dengan mengeluarkan abu vulkanik yang menyebar luas ke permukaan udara Sumatra Barat.

Penutupan sementara bandara harus dilakukan demi keselamatan penerbangan. Sebaran abu vulkanik dapat membahayakan dan menghentikan kerja mesin pesawat.

Penutupan dilakukan hingga sebaran abu vulkanik tidak terpantau lagi atau hingga hasil observasi negatif.

Informasi yang diperoleh kaba12, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang , Capt Megi H,Helmedi menyebutkan, berdasarkan pemantauan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi sampai di BIM sehingga penutupan mesti dilakukan.

“Kita sudah turunkan personil untuk melakukan pendataan terkait jumlah penerbangan yang terdampak akibat penutupan bandara,” jelas Capt.Megi H,Helmedi.

Sementara menurut Bambang Warsito, kepala BPBD Agam, aktivitas gunung Marapi yang sejak 3 Desember 2023 lalu erupsi berlanjut hingga Jumat, (5/1) tetap dipantau dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Disebutkan,status Waspada Level II tetap diberlakukan, termasuk mengingat masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan jika dampak erupsi meluas.

(Fitria/*)

0Shares