Bayua, kaba12 — Musibah kembali melanda wilayah kabupaten Agam. Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hujan lebat yang mendera wilayah kabupaten Agam sejak kemarin, memicu banjir bandang di wilayah Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis,(7/12) sore.
Akibat hantaman banjir bandang tersebut, akses jalan dilaporkan terputus akibat tumpahan material longsor, kayu-kayu besar dan bebatuan, bahkan mengancam pemukiman warga.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap penduduk setempat, sebagian warga memilih mengungsi ke rumah warga yang lebih aman, dan ke kantor walinagari Bayua. Saat ini, tercatat sudah 6 warga yang mengungsi ke kantor walinagari, yang jaraknya lebih aman dari ancaman longsor.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari tim BPBD Agam di lokasi kejadian, material banjir bandang yang menerjang perkampungan warga itu, menimbun jalan setinggi 1-2 meter dengan panjang sampai 80 meter, sehingga ruas jalan di kawasan sama sekali tidak bisa dilewati.

Saat ini, tim gabungan BPBD Agam bersama jajaran TNI-Polri bersama pemerintah nagari setempat sudah turun ke lokasi kejadian untuk mengantisipasi dampak yang berpotensi dialami warga setempat.
Kepala BPBD Agam H.Bambang Warsito yang sebelumnya masih bersiaga di posko penanganan bencana pasca erupsi Gunung Marapi di Batu Palano, Sungai Pua, Kamis sore langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk penanganan dampak banjir bandang.

Disebutkan, upaya penanganan dampak banjir bandang itu akan segera ditindaklanjuti dan Kamis malam pihaknya bersama jajaran Polres Agam dan TNI berupaya mengevakuasi warga, terutama yang berada di lokasi rawan.
“ Kita sudah berkoordinasi dengan unsur terkait, baik jajaran TNI dan Polri serta DPUTR Agam untuk menurunkan alat berat Jumat besok, karena penanganan dampak banjir bandang, khususnya ruas jalan yang tertimbun longsor harus dengan alat berat, “ sebut Bambang Warsito.

Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, potensi banjir susulan masih relative tinggi, mengingat hujan deras masih melanda kawasan itu, sehingga petugas BPBD bersama personil TNI dan Polres Agam harus bekerja ekstra waspada saat mengevakuasi warga.
-HARMEN-
Warga Yang Diungsikan ke Kantor Walinagari Bayua,
- Nurlis (60 Th)
- Rosmaniar (44 Th)
- Abia Guci (1,5 Th)
- Darnita (17 Th)
- Aisyah (16 Th)
- Nur (13 Th)
