ATTS dan Pakan Kurai Terbebas Dari Kawasn Kumuh

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi bekerjasama dengan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) menggelar lokakarya dengan sejumlah SKPD dan pihak terkait lainnya. Pertemuan itu dilaksanakan di Hotel Grand Malindo, Rabu (04/12).

Koordinator Kotaku Bukittinggi, Fachrur Arrazi, menjelaskan, program Kotaku, dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh. Diharapkan dengan terbangunnya kolaborasi atar seluruh pihak, maka akan terjadi keterpaduan atar sektor dan aktor dalam penanganan kawasan kumuh di kota Bukittinggi.

“Kolaborasi yang dimaksud mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan kelompok peduli lainnya. Pihak pihak ini, tentunya perlu penyamaan persepsi dak kesepakatan rencana aksi penuntasan kawasan kumuh di kota Bukittinggi,” ujarnya.

Sekretaris Bapelitbang, Albertiusman, menyampaikan, Kotaku adalah program Nasional oleh pemerintah pusat yang bertujuan untuk penanganan kawasan lemukiman kumuh. Untuk kota Bukittinggi, penanganan program kota tanpa kumuh, telah dilaksanakan bekerjasama denga Kotaku, yang dititikberatkan pada dua wilayah ATTS dan Pakan Kurai. Kolaborasi Pemko dan Kotaku sampai saat ini berjalan maksimal, sehingga dua wilayah itu, telah terbebas dari masalah kumuh.

“Alhamdulillah selama pelaksanaannya, penanganan kawasan kumuh, khususnya di ATTS dan Pakan Kurai, berjalan maksimal. Dalam penanganan kumuh dilaksanakan kegiatan fisik, dimana kegiatan fisik ini ada yang didanai dari BPM (Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat) dan sisanya dari dana Pemko ataupun CSR,” jelasnya.

Alhasil, lanjut Albertiusman, kedua kawasan tersebut, saat ini telah terbebas dari kawasan kumuh. Selanjutnya, pada tahun 2020 mendatang, pemko akan mengevaluasi kelurahan lainnya. “Bagi yang masuk kategori kawasan kumuh, akan kita fokuskan lagi ke kelurahan yang bersangkutan,” tegasnya.
(Ophik)

0Shares