Akses Jalan Masih Terputus, Galodo Susulan di Maninjau Picu Kerusakan Baru

Maninjau,kaba12 — Akses jalan Lubukbasung-Bukittinggi hingga Kamis,(1/1) malam masih tertutup, menyusul tertimbunnya akses jalan di kawasan Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya terutama di Muaro Pisang, Pasar Maninjau dan kawasan kelok 1.

Hal ini, dampak serangkaian galodo susulan yang terjadi sejak Rabu malam kemarin, seiring malam pergantian tahun, sampai Kamis sore, dimana material galodo masih terus turun dengan volume yang cukup besar, walau kondisi cuaca baik.

Galodo yang menurunkan material lumpur pekat bersama batu-batu besar itu, menutup area jalan utama, bahkan membuat aliran sungai sendiri, pasalnya potensi material besar di perbukitan diatas kawasan Maninjau, mulai dari kelok 28-area kelok 44 dalam wilayah Jorong Kuok III Koto, Kecamatan Matur, masih menumpuk dengan debit yang cukup besar.

Sementara dampak bencana banjir bandang susulan di Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, seperti disebutkan Abdul Gofur, Kabid.KL BPBD Agam, menyebabkan 4 rumah warga rusak berat, 3 warung rusak berat dan 2 villa rusak berat.

Sedang, akses jalan yang masih tertimbun material lumpur dan batu-batu besar, masih dalam proses pembersihan oleh petugas gabungan dengan mengerahkan alat berat. Bahkan, bupati Agam bersama Kadinas PU Agam, Kamis sore langsung meninjau lokasi terdampak bencana di Maninjau, untuk memastikan penanganan warga termasuk proses pembersihan di lapangan.

(HARMEN)

0Shares