9 Nagari di Agam Belum Punya BUMNag

Bukittinggi, KABA12.com — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Agam, Teddy Martha menjelaskan, bahwa saat ini masih ada nagari di Kabupaten Agam yang belum memiliki BUMNag.

Hal itu Teddy Martha ungkapkan saat membuka pelatihan untuk 70 operasional dan pengawas Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) se-Kabupaten Agam di Hotel Pusako Bukittinggi, Jum’at (18/10).

Menurutnya, tercatat, dari 82 nagari di Agam, sekitar 73 nagari yang baru memiliki BUMNag. Dengan begitu, 9 Nagari masih belum mempunyai BUMNag.

“Dari jumlah itu, 39 nagari sudah aktif BUMNag. Bagi yang belum aktif, saat ini masih dalam proses persiapan kelembagaan dan penyertaan modal,”katanya.

Oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas unsur pengawas BUMnag agar menjalankan tupoksinya lebih efektif lagi.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda Agam Rahman menyatakan, BUMNag di Kabupaten Agam cukup banyak yaitu 73 BUMNag dari 82 nagari. Jumlah tersebut, menurut Rahman, masih di atas rata-rata dan menandakan keadaan perekonomian masyarakat cukup baik.

‘’Oleh sebab itu, pemerintah menggulirkan program dana nagari. Nagari diberikan sejumlah dana yang bertujuan untuk pengembangan potensi dan roda perekenomian, ’’terangnya.

(Virgo/*)

0Shares