Lubukbasung, KABA12.com — Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah masyarakat di Indonesia yang mendapatkan akses aman air minum, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Di Kabupaten Agam misalnya, pada tahun 2018 ini pemerintah setempat mendapatkan dana hibah air minum sebanyak Rp 1 miliar.
Dimana dari dana hibah air minum itu akan dibangun jaringan distribusi pipa air untuk melayani 524 Sambungan Rumah (SR) masyarakat berpenghasilan rendah di tiga kecamatan.
“Tahun ini kita mendapat bantuan dana hibah air minum dengan rumah sasaran 524 di lima nagari di tiga kecamatan. Masing-masing di Nagari Kotomalintang dan Tanjungsani Kecamatan Tanjungraya, Nagari III Koto Silungkang dan Baringin Kecamatan Palembayan, serta Nagari Kamanghilia Kecamatan Kamangmagek,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Agam Rahamad Lasmono pada KABA12.com.
Rahmad menjelaskan, sebelum ini pihaknya telah mengusulkan 525 sambungan rumah sebagai penerima bantuan tersebut. Namun setelah dilakukan verikasi oleh pemerintah pusat, hanya lolos 524 SR saja, lantaran satu rumah diketahui tidak masuk kategori MBR.
“Bagi MBR penerima hibah ada kriterianya dari Kementerian PUPR, antara lain kondisi rumah sesuai kriteria dan bersedia menjadi pelanggan PDAM serta daya listrik yang terpasang pada rumah tangga tersebut tidak lebih besar dari 1.300 VA dan 50 persen di antara target tersebut untuk MBR yang memiliki daya listrik 900 VA,” jelasnya.
Lebihlanjut Kadis Perum Perkim Agam itu menerangkan, bantuan hibah air minum ini merupakan kelanjutan dari program PAMSIMAS. Dimana, dana hibah ini akan dibangun sambungan pipa dari saluran PAMSIMAS yang berada dipinggir jalan, masuk ke dalam rumah warga.
“Anggaran dana hibahnya Rp1 miliar, dengan rincian satu sambungan seharga Rp2 juta dikalikan dengan 5 nagari,” terangnya.
Rahmad menambahkan, program hibah air minum akan berkontribusi pada program 100-0-100, yang merupakan target 100% akses aman air minum, 0% kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi layak yang dapat dipenuhi pada tahun 2019.
(Jaswit)
