4 Wanita-2 Waria Terjaring, Pol.PP-Pemuda Gelar Operasi Pekat

Lubukbasung, kaba12.com — Resah akan “ dunia malam” yang semakin menjadi-jadi di Lubukbasung, para pemuda dan masyarakat kompleks Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung kembali bereaksi.

Selasa,(30/6) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, bersama tim gabungan Satpol.PP.Agam dibantu personil TNI, dibantu masyarakat dan para pemuda kompleks Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung yang tergabung dalam organisasi GAPPIS, gerebek lokasi café dan tempat karaoke di kawasan Padang Baru, Lubukbasung.

Dalam penggerebekan yang dilakukan tim gabungan itu, berhasil diringkus 4 wanita dan 1 waria yang sedang duduk di café tersebut termasuk barang bukti 20 botol minuman keras jenis bir, yang langsung diamankan ke markas Satpol PP Agam untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Café yang digerebek tersebut, sudah cukup sering digerebek oleh tim gabungan Satpol PP Agam bersama masyarakat dan pemuda setempat. Bahkan, sudah berulangkali diberi peringatan, namun pengelola café itu masih “santuy” dan tetap beraktivitas.

Penggerebekan dan penangkapan 4 wanita dan 2 waria di kafe kompleks Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung itu, dibenarkan Kasatpo.PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra, waktu dikonfirmasi kaba12.com, Selasa,(30/6).

Dijelaskan, operasi penggerebekan yang dilakukan tim gabungan tersebut, sesuai laporan masyarakat yang resah akibat aktivitas kafe tersebut, karena dibuka hingga larut malam bahkan sampai pagi, “ kita langsung bergerak ke lapangan setelah mendapat laporan tersebut, dan berhasil diamankan 4 wanita dan 2 waria berikut barang bukti 20 botol bir. Saat ini, masih dalam proses pemeriksaan oleh tim Satpol PP Agam.

Terkait dengan tindaklanjut terkait dengan hasil penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Satpol PP Agam bersama masyarakat tersebut, Kasatpo.PP-Damkar Agam itu, menegaskan pihaknya akan mempelajari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Satpol PP Agam.

“ Intinya, kami perintahkan, kafe itu ditutup untuk sementara waktu sampai proses perizinannya selesai. Kita perintahkan tutup dan akan diawasi khusus, “ tegas Kurniawan Syahputra.

Segel dan Tutup

Sementara menurut ketua GAPPIS Lubukbasung Rino Syamna Putra, yang mendampingi personil gabungan Satpol PP Agam, Selasa dini hari tadi, meminta Pemkab.Agam melalui Satpol PP Agam untuk segera menutup seluruh aktivitas kafe tersebut, karena sudah sering diingatkan dan meresahkan.

“ Kami meminta pemerintah bertindaktegas, untuk mengantisipasi dampak lain yang berpotensi terjadi , kami minta pemerintah menindaklanjuti permintaaan masyarakat tersebut, “ tegas Rino Syamna Putra dengan nada tinggi.

Ketua GAPPIS Padang Baru, Lubukbasung itu berharap, Satpol PP Agam selaku penegak perda bisa menindaklanjuti permintaan masyarakat tersebut, karena keberadaan kafe itu justru lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaat pada masyarakat, “ kita berharap, permintaan itu ditindaklanjuti, karena sudah sangat sering masalah yang sama terjadi, bahkan sudah sering digerebek, “tegasnya.

Sementara hingga Selasa siang, 4 wanita dan 2 waria yang berhasil diamankan di kafe tersebut masih menjalani pemeriksan oleh tim Satpol PP Agam, sehingga belum diperoleh langkah penanganan lebih lanjut yang dilakukan Satpol PP Agam.

HARMEN

0Shares