315 Personil Gabungan Amankan Libur Lebaran di Tanahdatar

Tanahdatar, KABA12.com — Sebanyak empat posko pengamanan dan pelayanan disiapkan Polres Tanahdatar bersama pemerintah daerah dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran tahun 2018 selama 18 hari kedepan.
Masing-masing posko akan ditempati oleh 315 petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan.

Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, saat memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat 2018 di lapangan Cinduamato Batusangkar, Rabu (06/06) menyebutkan masing-masing posko itu berada dua pos pengamanan terdapat di Sungai Tarab dan Ombilin, satu pos pelayanan di lapangan Cindua Mato Batusangkar serta satu pos wisata di Istano Basa Pagaruyuang.

“Untuk operasi ketupat tahun ini Tanah Datar menurunkan sebanyak 315 personel gabungan yang berasal dari TNI, POLRI serta berbagai pemangku kepentingan terkait yang ada di Tanah Datar, yang akan digelar selama 18 hari yang dimulai dari tanggal 7 hingga 24 Juni, ” katanya.

Kapolres menyebutkan, setidaknya ada tiga point utama yang menjadi perhatian pada pengamanan lebaran tahun ini, terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

“Kita akan terus pantau kantibmas di Tanahdatar, hal-hal yang melanggar hukum akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” pungkas Bayuaji.

Sementara Bupati Irdinansyah Tarmizi, menyatakan pemerintah daerah siap menyikapi hal-hal terkait pengamanan dan kenyamanan masyarakat menyambut Idul Fitri termasuk menyambut perantau yang pulang kampung.

“Kita pantau terus perkembangan ketersediaan dan harga bahan pangan di pasar, kita akan cek langsung ke pasar-pasar,” sebut Irdinansyah.

Mengantisipasi titik kemacetan jelas Irdinansyah, pemerintah daerah akan siap turunkan personil dari ASN dengan menyusun jadwal piket selama libur lebaran tahun ini,

Ditegaskan Irdinansyah, pemerintah daerah juga menyiagakan puskesmas, rumah sakit, satgas bencana, Pol PP dan Damkar beserta personel dan sarananya mengantisipasi terjadinya kejadian maupun bencana. Selain itu untuk meningkatkan kewaspadaan masuk dan berkembangnya paham-paham radikalisme dan terjadi aksi terorisme, pemerintah daerah akan menyiagakan unsur walinagari bahkan kepala jorong.

(Jaswit)

0Shares