2 Kg Lebih Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

Bukittinggi, KABA12.com — Telah inkrah di pengadilan, Kejaksaan Negari (Kejari) kota Bukittinggi, musnahkan barang bukti narkotika, kosmetik tanpa izin edar dan sepatu yang memiliki mrek sama yang terdaftar pihak lain.

Pemusnahan itu, dilaksanakan di halaman kantor Kejari Bukittinggi, Kamis (07/11).

Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Fery Taslim, menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan ini, telah inkrah di pengadilan periode Agustus hingga Oktober 2019 dari 19 perkara tindak pidana umum dengan 21 terpidana.

“Barang bukti yang dimusnahkan berupa 1187,04 gram ganja, 1065,67 gram sabu dan ¼ butir ekstasi. Selain itu, juga dimusnahkan barang bukti tindak pidana kesehatan dengan memproduksi dan mengedarkan obat atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar dan barang bukti tindak pidana merek dengan memperdagangkan barang yang mempunyai kesamaan dengan merek terdaftar pihak lain,” jelasnya.

Dari Januari hingga Oktober 2019, lanjut Fery Taslim, Kejari Bukittinggi telah memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 5010,04 gram, 1162,07 gram dan dan seperempat ekstasi dengan 58 perkara dari 65 terpidana.

Sementara itu, Assisten II Setdako Bukittinggi, Ismail, menyampaikan apresiasi terhadap petugas kepolisian dan kejaksaan, yang telah berhasil mengungkap berbagai kasus narkoba selama satu tahun terakhir. Cukup banyak tindak kriminal penyalahgunaan narkotika, yang diungkap Polres Bukittinggi. Irpnisnya, juga banyak generasi muda yang tersangkut dengan persoalan ini.

“Dengan pemusnahan barang bukti ini, menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan dan masyarakat dalam upaya menjadikan kota Bukittinggi terbebas dari peredaran narkotika dan benas dari peredaran obat atau alat yang membahayakan kesehatan,” ujarnya.

Ismail menambahkan, perang terhadap narkoba, harus dilaksanakan bersama. Seluruh pihak harus berperan aktif agar peredaran narkoba di Bukittinggi khususnya dapat dihilangkan.

“Generasimuda Bukittinggi harus tumbuh menjadi SDM yang berkualitas, maju, produktif dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
(Ophik)

0Shares