Bukittinggi, KABA12.com — Kementrian Agama kota Bukittinggi telah melakukan sejumlah penghitungan dalam penetapan 1 Ramadhan 1440 Hijriyah.
Dari hasil perhitungan Badan Hisab Ru’yah Sumbar, Ijtimak awal bulan Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada hari Minggu 5 mei 2019 pada pukul 05.48 menit 21 detik setelah subuh. Pada hari minggu itu terbenam matahari dengan tinggi hilal 5 derajat lebih.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Abrar Munanda, menjelaskan, dalam kaidah Hisab Ru’yah baik itu Kementrian Agama, Muhammadiyah, NU dan seluruh ormas Islam sudah sepakat dalam menandakan masuk 1 Ramadhan 1440 H, pada tanggal 5 Mei 2019. “Dengan kepastian itu, minggu malam kita sudah bisa melaksanakan shalat tarawih dan pada senin nya sudah melaksanakan puasa Ramadhan,” ungkap Abalrar Munanda.
Kakan Kemenang Bukittinggi, menambahkan, ada perbedaan penanggalan Masehi dengan Hijriyah, pada penanggalan Hijriah dimulai dari terbenam matahari. Sedangkan penanggalan Masehi, dimulai pada jam 00. Pada penanggalan hijriah setelah magrib itu baru masuk 1 Ramadhan.
Kepada masyarakat Kemenag Abrar Munanda mengimbau, perlunya bersikap tidak berlebihan dalam bulan Ramadhan. Terutama dalam komsumsi sandang dan pangan di dalam keluarga. Kemenang akan berkoordinsi dengan MUI Kota Bukittinggi berkenaan dengan beberapa item materi yang dapat disampaikan di dalam kajian Muballigh di bulan Ramadhan ini. “Intinya tetap mengamalkan ajaran agama dan juga menjaga inflasi di Bukittinggi sehingga gejolak harga tidak meningkat,” tutupnya.
(Ophik)

Ini salah judul, hrsnya 1 ramadhan jatuh tgl 6.. Cb simak lg isi artikelnya…