Warga Waspadai Kelok 44, Rawan Longsor-Lengah Bisa Ancam Keselamatan

Maninjau, kaba12.com — Masyarakat khususnya pengguna jalan diminta lebih waspada saat melintasi kawasan kelok 44 karena di beberapa di beberapa titik, banyak ruas jalan yang rusak akibat longsor dan makin labilnya kawasan yang terdampak longsor sebelumnya.

Bahkan di beberapa kelok, kondisinya sangat menguatirkan sehingga diperlukan pengawasan khusus dan kewaspadaan masyarakat saat melintasinya, apalagi jika curah hujan tinggi dan arus kendaraan padat.

Himbauan itu disampaikan Sekab.Agam MDt.Maruhun, saat meninjau lokasi kelok 44 yang saat ini membutuhkan perhatian dan dukungan khusus pemerintah propinsi untuk pembenahan lebih lanjut, pasca terjadinya longsor di beberapa titik yang menyebabkan arus lalulintas tersekat beberapa waktu lalu.

Disebutkan M.Dt.Maruhun, dampak curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir, kerap memicu musibah di wilayah kabupaten Agam, dan salah satu kawasan yang menjadi sentral perhatian adalah ruas kelok 44 yang dikenal sebagai jalur sentral yang menghubungkan Pasaman Barat-Agam Barat dengan wilayah Bukittinggi.

Untuk mengurangi resiko dan ancaman terhadap masyarakat, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan, sasarannya untuk menghindari dampak terhadap masyarakat jika musibah terjadi.

Disisi lain, untuk memantau kondisi lapangan, Pemkab.Agam bersama jajaran terkait, terus meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi, terutama untuk menekan resiko sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, apalagi jika curah hujan tinggi.

“ Kami selalu ingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena hal itu penting dalam mengurangi resiko bencana itu sendiri, termasuk di kelok 44, “ sebut M.Dt.Maruhun.

HARMEN

0Shares