Warga Sungaipua Lestarikan Budaya “Makan Bajamba”

Sungaipua, KABA12.com — Masyarakat Sungaipua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat masih melestarikan “makan bajamba”.

Makan bajamba yaitu makan secara bersama di satu tempat secara berkelompok saat hari besar agama Islam, upacara adat, pesta adat dan acara penting lainnya.

Makan bajamba mengandung makna yang mendalam, di mana tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial.

Menurut tokoh masyarakat Sungaipua, Ircon DJ, Rabu (8/5), mengatakan makan bajamba masih terlaksana saat hari besar agama Islam, upacara adat, pesta adat dan menjamu undangan saat mengunjungi masjid pada Ramadhan.

“Ini tradisi masyarakat Sungaipua dan masih dilestarikan,” katanya saat menjamu Tim Safari Ramadhan Pemkab Agam di Masjid Raya Limo Kampuang Sungaipua.

Hidangan yang disediakan dalam makan bajamba tersebut yaitu, nasi putih, gulai tambusu, samba lado telur puyuh, kerupuk dan lainnya.

Hidangan tersebut disatukan ke talam yang telah disediakan dan dimakan secara bersama dengan duduk melingkar setiap wajan. Satu talam dengan jumlah orang empat sampai enam orang.

Sementara itu, Camat Sungaipua, Syafrizal menambahkan tradisi makan bajamba masih kental di kecamatan tersebut.

Meskipun budaya makan bajamba merupakan ciri khas dari daerah Minangkabau, tentunya setiap Nagari atau daerah memiliki cara yang cukup berbeda dalam sistim penyajian.

Ada yang menyajikan nasi dengan wajan, kumpik atau tempat membawa barang yang terbuat dari anyaman daun pandan.

“Khusus di Nagari Sungaipua, nasi disimpan di dalam kumpik,” katanya.

Hal serupa disampaikan Asisten I Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik Sekretariat Agam, Rahman. Ia berharap tradisi tersebut tetap dijaga dan dipertahankan.

(Virgo/*)

0Shares