Pariaman, kaba12 — Warga Padang Kajai, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman digemparkan dengan musibah kebakaran dahsyat yang menghanguskan kompleks kandang ayam potong milik Syafrizal, (38), Selasa, (3/10). Yang memilukan, kandang ayam potong yang terbakar, berisi ribuan ayam yang langsung menggelepar mati akibat terbakar dan pengapnya asap hitam.
Kebakaran dahsyat yang menghanguskan setidaknya 30.000 ekor ayam potong yang dibudidayakan Syafrizal dalam kandang ukuran 10×100 meter tersebut, membuat warga di kawasan itu panic, pasalnya kobaran api yang dengan sangat cepat membesar, sehingga membungkus permukaan udara di wilayah itu. Tidak ada korban jiwa maupun terluka dari manusia dalam musibah itu, namun ditaksir kerugian mencapai Rp.4 Miliar lebih.

Untuk menjinakkan amukan api yang berkobar di kompleks kandang ayam yang menjalar dengan sangat cepat, karena konstruksi kandang yang mayoritas berasal dari kayu itu, Damkar Padang Pariaman mengerahkan 3 armada pemadam, dibantu 1 armada Damkar dari Kota Pariaman dan 1 armada bantuan dari Kabupaten Agam, dengan personil yang diturunkan mencapai 24 orang.
Hingga saat ini, sumber api penyebab kebakaran yang menghanguskan areal kandang ayam berikut seluruh ayam yang diternakkan di areal perkampungan iut, masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

Musibah kebakaran hebat yang menghanguskan 1 kompleks peternakan ayam potong milik Syafrizal di Padang Kajai, Sungai Geringging itu dibenarkan Ulya, personil Damkar Agam yang turun ke lokasi kejadian Selasa,(3/10) menjawab kaba12.
Disebutkan, tim Damkar Agam yang turun memberi bantuan bersama personil Damkar Padang Pariaman dan Kota Pariaman itu, langsung bergerak cepat untuk memadamkan api, termasuk proses pendinginan dan mengisolasi api agar tidak menjalar ke lokasi lain.

Disebutkan Ulya, upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan dari 3 daerah tersebut, mengalami kesulitan untuk memasuki kawasan kandang ayam yang terbakar, karena jalur jalan yang sempit, membuat armada pemadam sulit untuk bolak-balik memasuki kawasan, “Alhamdulillah, api sudah berhasil dipadamkan, “ulasnya lagi.
Kebakaran dahsyat yang menghanguskan kompleks kandang ayam ukuran 10 x 10 meter dengan matinya seluruh ayam yang ada di kandang yang ditaksir mencapai 30.000 ekor dengan total kerugian mencapai Rp.4 miliar lebih itu, baru pertama terjadi di wilayah itu.
–HARMEN.-
