Wakasau Hadiri Peringatan Hari Bakti TNI AU di Lanud Sutan Syahrir Padang

Padang, KABA12 — Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi menghadiri peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang digelar di Lanud Sutan Syahrir Padang, Kamis (23/7).

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai aksi bakti sosial sebagai wujud kepedulian TNI AU kepada masyarakat.

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengobatan gratis, donor darah, sunatan massal, pembagian paket sembako, hingga perbaikan rumah ibadah. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Kapolda Sumbar, unsur Forkopimda, serta perwira tinggi TNI Angkatan Udara asal Lubukbasung seperti Marsda Yoztariza, dan Marsda Fachrizet.

Dalam sambutannya, Marsma Tedi Rizalihadi menjelaskan bahwa setiap tanggal 29 Juli TNI AU memperingati Hari Bakti TNI AU untuk mengenang gugurnya tiga pahlawan Angkatan Udara, yakni Adisutjipto, Adi Soemarmo, dan Abdulrahman Saleh.

Ia menuturkan, ketiganya gugur pada tahun 1947 saat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Saat itu, pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Malaya untuk para pejuang yang terluka ditembak oleh Belanda di wilayah Bantul, Yogyakarta, sehingga menyebabkan para tokoh Angkatan Udara tersebut gugur.

“Untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut, seluruh pangkalan TNI AU di Indonesia setiap tahun melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, mulai dari pengobatan gratis, pembagian sembako, hingga perbaikan rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya,” ujar Wakasau.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional tahun ini sengaja dipusatkan di Sumatera Barat karena hubungan TNI AU, khususnya Lanud Sutan Syahrir, dengan masyarakat Minangkabau telah terjalin erat sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga sekarang.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara TNI AU dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan berbagai bencana, termasuk saat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Melalui dukungan helikopter TNI AU, proses evakuasi dan pemulihan masyarakat dapat dilakukan dengan cepat.

“TNI Angkatan Udara kapan pun siap mendukung kemajuan Sumatera Barat. Mudah- mudahan melalui momentum ini, chemistry dan sinergi antara Forkopimda Sumbar dengan TNI AU semakin kuat,” katanya.

Selain kegiatan sosial, TNI AU juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjaring putra-putri terbaik Sumatera Barat agar bergabung menjadi prajurit Angkatan Udara.

Menurut Wakasau, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), seperti hadirnya pesawat, radar, dan rudal baru, membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami berharap semakin banyak generasi muda asli Minang yang bergabung dengan TNI Angkatan Udara. Dengan begitu, kedekatan antara TNI AU dan masyarakat Sumatera Barat akan semakin erat,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   2   =