Tanahdatar, KABA12.com —Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi mengikuti video conference bersama Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, Ketua DPRD Anton Yondra, Kasdim 0307 Tanahdatar Mayor Inf. Arioko, Kajari Tanahdatar dan kepala OPD terkait di Mako Polres Tanahdatar, Selasa (05/06).
Kegiatan ini langsung mendengarkan arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan dr. Nila Farid Moeloek, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Direktur Utama Bulog Budi Waseso, Dirjen Bina Marga, Kepala KPPU Kurnia Toha, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, Plt. Direktur Pertamina Nicke Widyawati, Dirjen Bina Marga Kemen PUPR Arie Setiadi Moerwato dan Dirut PT. Jasa Marga Tbk Desi Arryani, terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri 1439 H/2018 M dari Mabes Polri di Jakarta.
Kapolri dalam pengantarnya menyampaikan menyambut libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pemerintah bersama seluruh komponen harus bersinergi bahu membahu menjaga keamanan dan kenyamanan rakyat Indonesia dalam memperingati hari yang sakral tersebut.
Disebutkan masalah stabilitas harga pangan, arus mudik dan arus balik, antisipasi bencana alam, antisipasi aksi terorisme, ketersediaan BBM dan Gas perlu dikaji secara matang baik permasalahan-permasalahan yang ada serta solusi yang dapat menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat.
Di kesempatan itu masing-masing pemangku kepentingan memaparkan langkah-langkah antisipatif menyikapi potensi permasalahan yang akan timbul. Salah satunya disampaikan Menteri Pertanian, Dirut Bulog dan Menteri Perdagangan yang menyampaikan secara umum stok pangan seperti daging ayam, daging sapi, telur dan beras mencukupi, tinggal lagi pengawasan distribusi oleh semua pihak termasuk satgas pangan agar tidak menjadi ajang permainan oleh pengusaha mencari keuntungan memanfaatkan momen lebaran.
Di bidang keamanan jelas Kapolri, aksi radikalisme dan terorisme harus tetap diwaspadai. “Babinsa, Babinkatimas dan Kepala Desa harus jadi tiga pilar yang kokoh sehingga bisa tingkatkan mekanisme pengamanan lingkungan,” sebut Tito.
Masalah transportasi yang kerap jadi persolaan mendasar turut dibahas.
Menteri Perhubungan Budi Karya menyampaikan sesuai amanat Presiden Jokowi, diharapkan akan terwujud Mudik Bahagia. Kelancaran arus transportasi dan keselamatan selama perjalanan harus jadi perhatian, dengan bantuan jajaran kepolisian dan tenaga kesehatan.
“Masyarakat dihimbau tidak menggunakan kendaraan roda dua untuk mudik yang lebih dari 60 km, manfaatkanlah program mudik bersama, serta dihimbau pengendara mematuhi aturan lalu lintas dan perhatikan kondisi kesehatan,” sebut Budi Karya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyebutkan TNI, Polri dibantu komponen lainnya, akan menjamin kenyamanan menyambut Idul Fitri.
“Kita siapkan seluruh kekuatan yang ada sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman,” tegasnya.
Sementara Bupati Irdinansyah Tarmizi usai video confenrence, menyatakan pemerintah daerah siap menyikapi hal-hal terkait pengamanan dan kenyamanan masyarakat menyambut Idul Fitri termasuk menyambut perantau yang pulang kampung.
“Kita pantau terus perkembangan ketersediaan dan harga bahan pangan di pasar, kita akan cek pada Jum’at minggu ini langsung ke pasar-pasar,” sebut Irdinansyah.
Mengantisipasi titik kemacetan jelas Irdinansyah, pemerintah daerah dengan bantuan Polres akan mengatur transportasi khususnya di objek-objek wisata seperti Istana Pagaruyung, Danau Singkarak, Lembah Anai, pasar-pasar tumpah dan pasar Koto Baru X Koto.
“Dengan dukungan Polres, akan didirikan posko-posko di beberapa titik seperti Lembah Anai, Kubu Kerambil, Lintau, Koto Baru, Batusangkar dan lainnya untuk melayani masyarakat yang sedang dalam perjalanan,” jelas Irdinansyah yang didampingi unsur Forkompinda.
Ditegaskan Irdinansyah, pemerintah daerah menyiagakan puskesmas, rumah sakit, satgas bencana, Pol PP dan Damkar beserta personel dan sarananya mengantisipasi terjadinya kejadian maupun bencana.
Selain itu untuk meningkatkan kewaspadaan masuk dan berkembangnya paham-paham radikalisme dan terjadi aksi terorisme, sesuai saran kapolri, pemerintah daerah akan melakukan rapat khusus unsur walinagari, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se Kabupaten Tanahdatar.
Ketua DPRD Anton Yondra dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapannya untuk terciptanya kondisi yang aman di Tanahdatar, “perlu secara bersama-sama mengantisipasi segala macam bentuk potensi yang akan menganggu kekhusyukan menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri,” ucap Anton.
“Maraknya minta sumbangan untuk masjid dan kegiatan MTQ di jalanan harus ditinjau ulang, mengingat tidak sebanding uang yang diharapkan dengan keselamatan jiwa yang dipertaruhkan,” sebutnya lagi.
Dandim 0307 Tanahdatar yang diwakili Kasdim menyarankan kegiatan pawai takbiran disarankan tetap dilaksanakan di masing-masing masjid, surau di seluruh Kabupaten Tanahdatar seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas menghimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terjadinya kerawanan keamanan lingkungan masing-masing, “kita akan terus pantau kamtibmas di Tanahdatar, hal-hal yang melanggar hukum akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” sebut Bayuaji.
(Jaswit)
