Uwaik Mayang Dirujuk ke Padang, Kolam Ambruk Hanyutkan 20 Ton Ikan

Lubukbasung, kaba12.com — Elnita yang akrab disapa Uwaik Mayang, (60) pemilik usaha Mayang Taurai Group di Maninjau, yang sempat hanyut akibat ambruknya kolam ikan budidaya miliknya di Ngungun, Jorong Lubuak Sao, Nagari Tanjung Sani, Kamis,(17/3), akhirnya dirujuk ke Padang.

Uwaik Mayang dirujuk setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di IGD RSUD Lubukbasung, pasca dihanyutkan arus deras Batang Antokan sejauh lebih dari 1 KM dari lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, Uwaik Mayang dihanyutkan arus deras Batang Antokan yang berada ditepian kolam budidaya ikan air tawar miliknya yang beton dinding pengamannya ambruk.

Dari rekaman CCTV yang diperoleh kaba12.com, terlihat korban yang berdiri di atas dinding kolam, tiba- tiba terjatuh dan ambruk, korban terlihat jatuh dan langsung hilang ditelan arus deras kolam yang ambruk.

Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12.com, akibat ambruknya kolam budidaya ikan air tawar itu, tak hanya menghanyutkan korban Uwaik Mayang, juga setidaknya 20 ton ikan yang dijadwalkan akan dipanen Kamis sore ini ikut dihanyutkan arus deras.

Selain korban Uwaik Mayang yang hanyut dan terluka, kerugian akibat musibah itu ditaksir mencapai lebih dari Rp. 400 juta.

Seperti dijelaskan Irman, Kabid. KL BPBD Agam, korban sempat hanyut sejauh 1 km, di aliran Batang Antokan di wilayah Jorong Lubuak Sao, Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Tanjung Raya, Kamis, (17/3) siang.

Elnita yang akrab dipanggil Uwaik Mayang, (60) berhasil selamat. Korban dihanyutkan arus deras Batang Antokan, dalam penanganan intensif tim medis di IGD RSUD Lubukbasung, yang akhirnya dirujuk ke RSUP. M. Djamil Padang, saat ini diinformasikan kondisi korban sudah mulai membaik.

HARMEN

0Shares