Tanah Datar, KABA12.com — Pasca operasi lambung yang dijalani Bupati Tanah Datar dan mulai kembali beraktifitas di kantor Bupati Jumat lalu, Irdinansyah Tarmizi juga kembali melakukan inspeksi mendadak ke Istano Basa Pagaruyung, Minggu (09/03).
Tanpa pengawalan yang ketat dan didampingi perangkat daerahnya, orang nomor 1 di Luhak Nan Tuo itu langsung meninjau sejumlah fasilitas yang ada di komplek istana dan tak kalah tinggal dia pun juga menghampiri para wisatawan yang berdatangan ke rumah gadang icon Tanah Datar itu.
Pria kelahiran Bukittinggi yang akan berulang tahun dua hari lagi itu pada 13 Maret mendatang, tampak rapi berpakaian kemeja dan celana jeans dongkernya. Ia terlihat santai dengan memakai kaca mata hitam dan topi kedinasannya yang bertuliskan Bupati Tanah Datar.
Kehadiran Bupati Tanah Datar di Istano Pagaruyung itu disambut suka cita oleh para pengunjung yang sedang berada di lokasi wisata tersebut. Mereka saling berebut untuk mengabadikan foto bersama bupati, selain juga berucap syukur karena kesembuhan Bupati.
Disela kunjungannya ke Istano Basa Pagaruyung Irdinansyah menyampaikan agar pengunjung untu proaktif melaporkan informasi jika terdapat keluhan mengenai tempat pariwisata di Tanah Datar.
“Jika ada keluhan mengenai tempat pariwisata di Tanah Datar dipersilahan untuk memfoto dan mengirimkan informasinya kepada saya lewat akun media sosial baik facebook, twitter atupun instagram saya,” ujarnya.
Tidak hanya itu, dalam kunjungan tersebut dia juga sempat membahas mengenai kenaikan harga tiket masuk ke istana, “naiknya harga karcis masuk ke Istano Basa Pagaruyung yang semula Rp 7.000 untuk dewasa menjadi Rp 15.000, untuk anak-anak yang semula Rp 5.000 menjadi Rp 7.000 dan untuk wisatawan mancanegara yang semula Rp 12.000 menjadi Rp 25.000 ini ternyata tidak mengurangi jumlah pengunjungnya”, ujarnya lagi.
Irdinansyah berharap agar seluruh masyarakat dan pengunjung untuk ikut menjaga paariwisata yang ada di Tanah Datar, “mari kita bersama ikut menjaga, mengawal dan mempromosikan pariwisata daerah ini,” imbaunya.
(Jaswit)
