Lubukbasung, kaba12.com — Upaya penyelamatan danau Maninjau dari kondisi ketercemaran berat, menjadi salah satu program prioritas pemerintah secara nasional, yang saat ini menjadi menjadi salah satu kegiatan yang harus diselesaikan Pemkab.Agam dalam waktu dekat.
Tidak hanya dalam upaya penyelamatan danau Maninjau dari ancaman menjadi danau mati, tapi juga mendorong peran aktif masyarakat berperan untuk kembali menjadikan danau Maninjau sebagai sumber utama potensi ekonomi, wisata dan kreativitas untuk seluruh komponen masyarakat, tidak hanya di salingka danau Maninjau, tapi di kabupaten, Sumatera Barat bahkan secara nasional.
Hal itu disebutkan Bupati Agam Dr.Andri Warman saat membuka branstorming pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ramah lingkungan sebagai alternative pengalihan usaha produktif KJA salingka danau Maninjau di hotel Sakura Syariah, Lubukbasung, Kamis,(1/7).

Ditambahkan, saat ini, sesuai program secara nasional, kegiatan pengalihan usaha warga yang sebelumnya beraktivitas dibidang perikanan air tawar dan bekerja mengelola karamba jaring apung (KJA), menjadi salah satu agenda penting yang saat ini dipacu oleh pemerintah.
Disebutkan, danau Maninjau memiliki potensi yang sangat luar biasa dalam beragam aspek, dan hal itu harus dikembalikan untuk mensejahterakan masyarakat, dengan pemulihan kondisi danau Maninjau dari ketercemaran berat, akibat endapan sisa pakan ikan yang berubah menjadi sendimen berbahaya di dasar danau, akibat over kapasitas KJA itu.
Andri Warman mengaku optimis, jika kondisi danau Maninjau kembali pulih, maka potensi luar biasa yang dimiliki danau Maninjau akan kembali terbangun dengan baik, yang muaranya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di salingka danau Maninjau.
“Termasuk sektor pariwisata, jika kondisi danau Maninjau kembali pulih, wisatawan akan kembali berkunjung ke daerah ini, yang akan berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, “ tegasnya serius.
Bupati Agam itu berharap, seluruh unsur masyarakat memberi dukungan dalam upaya penyelamatan danau Maninjau, yang saat ini menjadi program penyelamatan secara nasional itu, sehingga harapan mengembalikan sosok danau Maninjau yang menjadi kebanggaan warga Indonesia bahkan dunia, bisa kembali hadir dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tahapan program penyelamatan kondisi danau Maninjau itu sendiri, ulas Andri Warman akan terus dilakukan pemerintah, tidak hanya proses pembersihan KJA tak bertuan, karena tidak jelas data kepemilikannya, juga upaya pengalihan kegiatan ekonomi warga yang selama ini tergantung dalam KJA, pemerintah mengupayakan solusi usaha lain serta berbagai program lanjutan pembersihan danau Maninjau dari ketercemaran berat saat ini.
HARMEN

