UMKM Laduku 5 Saudara, Wujud Program Tangguh PRB KSB Tiku Selatan

Lubukbasung, kaba12.com — Kelompok Usaha Laduku Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara, mulai berkembang sebagai wujud pembinaan program tangguh pengurangan risiko bencana (PRB) melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang didorong BPBD Agam.

Keberadaan kelompok usaha Laduku, sebagai salah satu program ketahanan pangan keluarga yang dipersiapkan sebagai katangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Seperti disebutkan Kalaksa BPBD Agam M.Lutfi,AR saat menerima kunjungan anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Tiku Selatan yang mengembangkan UMKM Laduku di Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara.

M. Lutfi menyambut baik kehadiran kelompok UMKM sebagai penggiat kebencanaan dan berperan aktif di nagari sebagai anggota KSB dan pengusaha untuk ketangguhan kelompok dan pribadi yang siap membantu penanggulangan pasca bencana.

Diharapkan, anggota KSB yang telah menjalankan usaha dan meningkatkan produksi baik secara kelompok maupun pribadi.

Anggota KSB Nagari Tiku Selatan Netti Murmi dan Rosmanidar saat menemui kepala pelaksana BPBD Agam M.Lutfi. AR menyebutkan, terbentuknya kelompok usaha mikro berkat pertemuan sesama anggota KSB dan mengumpulkan modal secara patungan kemudian menggerakkan usaha membuat makanan ringan.

” Hasil usaha tersebut kita kumpulkan dan kita belikan peralatan yang diperlukan untuk usaha,” sebutnya.

Ditambahkan, saat ini usaha UMKM yang beranggotakan masyarakat tangguh bencana dapat dilanjutkan dengan mengurus izin usaha dan pemberian label melalui Diskoperindag Agam.

Sementara Ketua KSB Nagari Tiku Selatan Siti Rakam menyebutkan modal awal pembuatan usaha kripik arai pinang dengan patungan Rp 100.000,- dengan anggota 5 orang.

” Saat ini dari hasil usaha kita telah memiliki peralatan yang dibeli dari hasil usaha dan telah memiliki kas Rp 450.000. Kita masih menunggu keluarnya label produk nama LADUKU 5 Sekawan,” jelas Siti Rakam.

(Jaswit)

0Shares