Bukittinggi, KABA12.com — Tim Safari Ramadhan 2 kota Bukittinggi, melakukan kunjungan ke Masjid Asy Syifa, kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang (BKCR), kecamatan Guguak Panjang, Rabu (23/05) malam. Safari Ramadhan tim dua ini, dipimpin oleh Wakil Ketua tim, Supadria.
Seperti biasanya, kunjungan kali ini diawali dengan shalat isya berjamaah, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz H. Hamidi dari Padang Panjang. Selanjutnya disampaikan maksud dan tujuan dari safari Ramadhan oleh tim.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. Supadria, selaku Wakil Ketua Tim 2 Saf, menjelaskan, Safari Ramadhan dilaksanakan untuk meningkatkan tali silaturrahmi dengan masyarakat. Selain itu juga disampaikan sejumlah program kerja pemerintah yang tengah dan akan dilaksanakan di tahun 2018 ini.
“Pemerintah dibawah kepemimpinan Walikota Ramlan Numatias dan Wakil Walikota Irwandi, memiliki visi mewujudkan kota bukittinggi kota wisata, pendidikan, kesehatan, perdagangan dan jasa yang berlandaskan nilai adat budaya dan agama,” jelasnya.
Untuk mewujudkan itu, lanjut Supadria, pemko telah mulai sejumlah pembenahan pada empat sektor itu. Diantaranya, Sejumlah infrastruktur objek wisata telah ditingkatkan. Bidang kesehatan, RSUD akan mulai dibangun beberapa bulan kedepan, dengan anggaran Rp 107 milyar.
Sedangkan bidang perdagangan dan jasa, Pasar Atas yang terbakar Oktober 2017 lalu, akan dibangun kembali dengan anggaran sebesar Rp 345 milyar. Anggraan itu dialokasikan langsung dari pusat melalui APBN. Selain itu, juga akan dibangun embung di Tabek Gadang, untuk menjawab persoalan kekurangan air bersih. Kemudian, juga akan dibangun kantor DPRD yang baru di kawasan Manggis Gantiang.
“Secara keseluruhan, pembenahan itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Karena secara bertahap, manfaatnya akan dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Disamping itu, pemko juga akan terus mewujudkan Bukittinggi yang ramah lingkungan. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat untuk bersama pemerintah menjaga kebersihan lingkungan, taman dan seluruh sarana prasarana pendukungnya. Termasuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi dimasukan ke dalam saluran drainase atau riol.
Safari Ramadhan ditutup dengan shalat tarawih berjamaah. Dalam kunjungan ini, juga diserahkan bantuan biaya untuk mubaligh dan da’i sebesar Rp 300 ribu per malam selama bulan Ramadhan atau sebesar Rp 8.700.000 per mesjid. Selain itu juga diberikan bantuan dari bank Nagari Rp 2 juta.
(Ophik)
