Canduang,kaba12 — Ramli Rajo Nan Sati, (78) nyaris meregang nyawa setelah terjun masuk sumur sedalam lebih dari 18 meter di Kuruak-Kuruak,Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Jumat,(27/9).
Upaya penyelamatan yang dilakukan tim gabungan Damkar Agam bersama tim PMI Kota Bukittinggi dibantu keluarga korban berlangsung dramatis. Bahkan, proses evakuasi berlangsung lebih dari 4,5 jam, setelah Ramil tercebur ke dalam sumur pukul 16.00 WIB dan baru berhasil dikeluarkan pukul 18.30 WIB.
Informasi yang diperoleh kaba12, Ramli Rajo Nan Sati, yang sehari-hari berprofesi sebagai penggali sumur itu, justru terjebak dalam sumur, saat membantu tetangganya memperbaiki mesin pompa air yang rusak.

Diduga, korban terperosok saat tali pengaman yang digunakan putus, sehingga korban tersangkut dengan posisi terbaik, kaki keatas dan kepala kepala saat upaya penyelamatan berlangsung dilakukan tim gabungan dengan peralatan khusus vertical rescue. Itupun, kondisi Ramil sudah sangat lemas, karena kekurangan oksigen.
Kejadian itu dibenarkan Alek Youhendri, Danru Damkar Agam yang turun bersama personilnya untuk membantu evakuasi Ramil Rajo Nan Sati, yang usai berhasil diselamatkan, langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya sangat lemas dan menguatirkan.
Dijelaskan, korban yang berprofesi sebagai penggali sumur itu memperbaiki mesin air tetangganya dengan kedalaman sekitar 18 meter. Diduga, korban terpeleset dan tersangkut tali pengaman yang digunakan, sehingga korban tergantung di kedalaman 10 meter.

Sebelum tim gabungan rescue mendapat laporan, keponakan Ramil Rajo Nan Sati, Jonaidi, (53) yang juga berprofesi sebagai penggali sumur sudah berupaya membantu mengevakuasi korban, namun tidak berhasil karena kurangnya peralatan.
Tim Damkar Agam bersama PMI Kota Bukittinggi yang dipimpin Kamal, ulas Alek Youhendri yang datang sekitar 15 meter setelah mendapat laporan, langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan membawa perangkat lengkap vertical rescue dan berupaya menyelamatkan korban.
Dengan tambahan bantuan peralatan yang ada korban berhasil diangkat keatas oleh personil Damkar Agam Arifan Putra, dibantu tim gabungan, dan korban langsung dilarikan RS.Yarsi Bukittinggi menggunakan ambulance PMI Bukittinggi karena kondisinya lemas, “ saat ini korban masih dalam perawatan di rumah sakit, “ sebut Alek Youhendri kepada kaba12.-

Proses evakuasi Ramli Rajo Nan Sati yang berlangsung dramatis selama 4,5 jam itu, mendapat perhatian luas masyarakat sekitar untuk ikut membantu proses penyelamatan korban yang terjebak dalam sumur sedalam 18 meter tersebut.
(HARMEN)
