Bukittinggi, KABA12.com — Menghadapi gejolak harga yang berpotensi terjadi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H, Pemko Bukittinggi gelar rapat koordinasi pengendalian inflasi di ruang TUP Walikota, Gulai Bancah, Senin (08/05).
Rapat dipimpin Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bukittinggi Yuen Karnova beserta Asisten II Ismail Djohar dan Kabag Perekonomian Rismal Hadi.
Asisten II Pemko Bukittinggi Ismail Djohar menyebutkan tren kenaikan harga selalu terjadi saat menghadapi Ramadhan dan Lebaran, “kerena selalu terjadi peningkatan harga yang signifikan sehingga perlu diantisipasi,” ujarnya.
Inflasi menurutnya perlu dikendalikan karena akan mempengaruhi daya beli, jika terjadi penurunan daya beli akan memicu ketidakstabilan perekonomian daerah.
Untuk antisipasi inflasi Kabag Perekonomian Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan, TPID telah menyusun alternatif rekomendasi sesuai kajian BI.
“Ada empat alternatif yakni menjaga ketersediaan pasokan, menjaga keterjangkauan harga, menjaga kelancaran distribusi, serta upaya membangun komunikasi ekspektasi,” sebutnya.
Rismal Hadi menjelaskan, upaya menjaga ketersediaan pasokan, dengan mengintensifkan operasi pasar khususnya beras, dengan sidak penimbunan barang, ceking ketersediaan BBM dan LPG, serta kerjasama antar daerah tetangga interline.
Upaya menjaga keterjangkauan harga diharapkan dengan memperbanyak kegiatan pasar murah, dan mengintensifkan pasar tani.
Untuk memperlancar distribusi dengan cara mengamankan jalur lintas dalam dan antar daerah sentra wilayah produksi Sumbar, mempermudah akses angkutan kebutuhan pokok ke darah distribusi.
Serta Upaya membangun komunikasi dan ekspektasi, dengan cara menghimbau masyarakat agar membeli kebutuhan sehari-hari secara wajar, dan mengagendakan para ulama agar turut serta menyampaikan himbauan konsumsi secara wajar melalui dakwah.
“Harusnya bulan puasa kita mengendalikan hawa nafsu tapi yang terjadi paradok,perlu himbauan secara massive kepada masyarakat untuk menahan diri,” ulasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua TPID Bukittinggi Yuen Karnova meminta seluruh bidang dan bagian di OPD terkait ikut membantu mengatasi persoalan inflasi menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri nanti, “saya harap antisipasi ini tidak hanya untuk menghadapi momen puasa dan lebaran saja, tapi terus berkelanjutan,” harap Sekda Pemko Bukittinggi itu.
(Jaswit)
