Tindak Tegas Pegawai Pemerintah Terlibat Kasus Narkotika

Lubukbasung, KABA12.com — Legislator DPRD Agam minta jajaran kepolisian dan pemerintah daerah untuk menindak tegas pegawai pemerintah yang terlibat kasus narkotika.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Agam Lazuardi Erman menyusul tertangkapnya seorang oknum pegawai tidak tetap (PTT) disalah satu OPD Pemkab Agam yang tertangkap polisi tengah menyimpan ganja seberat 180,35 gram di saku celananya, Rabu (25/07) lalu.

“Tidak ada ampun bagi pelaku penyalah gunaan narkotika. Apalagi itu pegawai yang bekerja di instansi pemerintahan, itu mencemar nama baik,” sebut politisi Partai Golkar itu pada KABA12.com, Jumat (27/07).

Wakil Ketua DPRD Agam itu mengaku kaget mendapati info tentang adanya tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Agam yang menuai permasalahan dengan hukum akibat kasus ganja, “padahal kita sedang gencar-gencarnya membasmi narkoba dan itu bukan hanya kita saja tapi Negara sudah menyatakan perang terhadap narkoba, karena narkoba musuh kita bersama,” katanya.

Belajar dari kejadian ini, lanjut Lazuardi, akan menjurus pada sistem perekrutan pegawai yang dinilai kurang transparan.

“Kedepan diharapkan sistem perekrtutan harus mempertimbangkan latar belakang dan pendidkan atau pun kecakapan, bahkan dalam perpanjangan kontrak setiap tahunnya pun harus transparan. Apalagi pemerintah sudah arahkan tahun ini sebagai tahun peduli, bagaimana rekan kerja di kantor sesama pegawai harus saling mengetahui dan peduli, sehingga kasus seperti ini dapat diminimalisir,” tegasnya.

(Jaswit)

0Shares