Tiku, kaba12.com — Tim gabungan Pemkab Agam benahi ruas jalan utama lintas Sumatera yang berlobang akibat digerus banjir.
Langkah penanganan itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak lebih buruk yang dialami masyarakat terutama pengguna jalan termasuk antisipasi dampak ambruk akibat makin tingginya curah hujan.
Seperti dilakukan di ruas jalan Durian Kapeh, nagari persiapan Durian Kapeh Darussalam, kecamatan Tanjung Mutiara, Jumat, tim gabungan dari Dishub Agam, Satlantas Polres Agam, kecamatan Tanjung Mutiara dan pemerintah nagari sengaja melakukan penanganan mengantisipasi dampak buruk yang bisa dialami pengguna jalan.
Penambalan dan pengecekan kondisi jalan dan jembatan Durian Kapeh itu dipantau langsung Kadishub Agam Yosefriawan dan Kasat Lantas Polres Agam Syafrizal Nanin, bersama camat Tanjung Mutiara Yogi Astarian.
Disebutkan Yogi Astarian, kepada kaba12.com, perbaikan ruas jalan dan jembatan yang berlobang itu untuk antisipasi, tidak hanya bagi pengendara dan pengguna jalan, tapi juga untuk mengantisipasi kerusakan ruas jalan di jembatan itu, mengingat itensitas hujan yang memicu banjir beberapa waktu belakangan makin tinggi.
” Apalagi saat ini, volume kendaraan yang melintasi ruas jalan dan jembatan itu makin tinggi, pasca ambruknya jembatan di Kayu Tanam, sehingga jalur Bukittinggi-Lubukbasung-Tiku-Padang jadi jalur alternatif,” sebut Yogi Astarian.
Jajaran terkait di Pemkab. Agam sendiri beberapa hari terakhir intensif melakukan pemantauan ruas jalan di lapangan terutama kawasan yang rawan ancaman longsor dan banjir.
HARMEN
