Bukittinggi, KABA12.com — TP PKK kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS) , kecamatan Guguak Panjang, wakili Bukittinggi dan Sumatera Barat dalam penilaian TP PKK beprestasi tingkat nasional dalam bidang tertib admininstrasi tahin 2018. Tim penilai dari pusat, langsung melakukan verifikasi lapangan di SD Perwari, ATTS kota Bukittinggi, Selasa (14/08).
Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, atas nama pemerintah kota, menyambut baik kedatangan tim penilai pusat ke kota Bukittinggi. Pembinaan dari pusat, provinsi dan kota Bukittinggi sendiri, menjadi motivasi bagi para kader dan masyarakat, untuk mengimplementasikan 10 program pokok PKK dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap hari kader PKK rutin melakukan pembinaan kepada masyarakat. 10 program pokok PKK telah terealisasi dan terimplementasi di tengah maayarakat. Empat pokja, terus melaksanakan kegiatan dan terdokumen secara administrasi dengan lengkap. Dengan realisasi itu, tentu Bukittinggi berharap dapat menjadi yang tebaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, menyampaikan, peran PKK sangat membantu pemerintah untuk menciptakan keluarga yang sejahtera. Sejak 1972, 10 program pokok PKK mulai dikenalkan ke tengah masyarakat. Hingga kini, khusus di Bukittinggi hal ini memang telah berdampak positif terhadap masyarakat.
“Kami atas nama DPRD memberikan penghargaan kepada kader PKK dari tingka kelurahan, kecataman dan kota yang tanpa pamrih bekerja untuk mensosialisasikan 10 program PKK. Para kader telah bekerja keras dalam mewujudkan 3 pilar pemerintah, yakni pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Dengan penilaian ini, menjadi prestasi luar biasa dan membanggakan bagi Bukittinggi dan berharap bisa menjadi terbaik nantinya secara nasional,” ungkapnya.
Ketua tim penilai pusat, Rosi Rosana, didampingi tim penilai lainnya, Nursilah dan Sumoharti, menyampaikan, verifikasi ini dilakukan di 34 provinsi se Indonesia. Nominator tentu akan bersaing untuk menjadi yang terbaik. Namun, pada dasarnya, penilaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk benar-benar mengiplementasikan 10 program pokok PKK di tengah masyarakat dengan administrasi yang jelas dan tertib.
“PKK harus dapat memberdayakan masyarakat untuk melahirkan semangat gotong royong membangun bangsa. 10 program pokok menjadi landasan para kader untuk bergerak di tengah warga dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera. Lomba ini memiliki nilai strategis untuk evaluasi program PKK, sekaligus menjadi evaluasi kelanjutan program itu sendiri. Kami berharap, apa yang dilaporkan, dapat dilihat langsung di lapangan, baik itu implementasi di masyarakat, maupun sistem administrasinya,” jelasnya.
Ketua TP PKK kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, menyebutkan, penilaian ini menjadi salah satu bukti mulai tertibnya administrasi PKK di kota Bukittinggi. PKK kota Bukittinggi, terus berupaya untuk mengedepankan tertib administrasi di segala bidang.
“TP PKK komit menjadi mitra kerja dari pemerintah kota dalam mensosialisasikan dan juga menjalankan program pemerintah. Untuk itu, dalam pelaksanaanya, tentu sistem administrasi menjadi suatu yang krusial. Sehingga setiap TP PKK di kota ini, selalu dimotivasi untuk dapat menyusun dan melaksanakan program dengan administrasi yang jelas, tertib dan rapi. Bahkan setiap pokja juga memiliki inovasi sendiri,” ungkap istri Walikota Bukittinggi itu.
Ketua TP PKK ATTS, Ny. Deswita Endi Syamsir, dalam ekspose nya memaparkan, banyak inovasi yang dilahirkan oleh TP PKK kelurahan ATTS dibawah binaan PKK kota dan provinsi serta SOPD terkait. Salah satunya menggerakkan masyarakat peduli sampah dan menjalankan program bank sampah.
“Bank sampak di ATTS ini dapat menggerakkan dasawisama. Pada bank sampah ini kader dan masyarakat bekerja sama mengolah sampah menjadi suatu yang berharga. Bahkan sampah yang dikumpulkan di bank sampah dapat ditukarkan menjadi emas. Sehingga Bank Sampah di kelurahan ATTS ini menjadi pilot project bagi dasawisma dan TP PKK se Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, juga ada inovasi website PKK dan pustaka online untuk mengakses informasi dari seluruh dunia. PKK ATTS juga mendukung program PKK kota Bukittinggi dalam Sekolah Keluarga, pola asuh anak dan remaja, dengan magrib mengaji dan lansia mengaji, serta progran Jumantik. Selurunya didukung dengan administrasi yang tertib dan jelas.
Hadir dalam penilaian itu, Ketua TP PKK Sumbar, sejunlah kepala OPD, Camat Guguak Panjang, Lurah, Kepala KUA, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat yang juga mantan Walikota, Ismet Amzis, serta ratusan kader PKK se kota Bukittinggi.
(Ophik)