Lubukbasung, KABA12.com — Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengabdi di Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, membuat tempat cuci tangan inovatif tanpa disentuh tangan.
Tempat cuci tersebut merupakan karya anak nagari Lubuk Basung bernama Dewita Rahmadani, mahasiswi jurusan Teknik Industri.
Dewita Rahmadani, Kamis (30/7), mengatakan, ide kreatif itu diciptakannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 melalui tangan karena penyebaran virus corona yang rentan bersumber dari sentuhan tangan.
“Jadi, sebaik mungkin tempat cuci tangan kita bikin lebih simpel lagi, yaitu melalui injak kaki. Injak sedikit, air keluar. Cara yang sama saat menekan sabun cair. Tinggal injak, sabun keluar,” katanya
Dijelaskan, barang yang digunakan pun tidak terlalu sulit didapatkan. Menggunakan barang bekas, berupa ember yang tidak dipakai, saluran pipa plastik dan tali plastik ataupun besi yang sudah dilas.
“Alhamdulillah, kemarin sudah kita bagikan di TK Negeri Melati PKK. Dan rencananya beberapa sekolah lainnya di Lubuk Basung,” ungkapnya
Selain itu, Dewita berharap tempat cuci tangan tersebut dapat bermanfaat dan berguna bagi anak-anak dan guru serta orangtua agar selalu ingat untuk mencuci tangan.
(Virgo/*)
